Kebobolan, Begini Kronologi Masuknya Varian Omicron ke Malaysia

ADVERTISEMENT

Kebobolan, Begini Kronologi Masuknya Varian Omicron ke Malaysia

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Jumat, 03 Des 2021 18:05 WIB
Otoritas Malaysia melaporkan total kasus virus Corona (COVID-19) di wilayahnya telah melampaui 10 ribu kasus.
Kronologi varian Omicron masuk ke Malaysia. (Foto: AP/Vincent Thian)
Jakarta -

Menteri Kesehatan Khairy Jamaluddin mengungkap kronologi masuknya varian Omicron ke Malaysia. Cukup mengejutkan karena kasus Omicron rupanya sudah masuk sejak 19 November.

Jauh-jauh hari sebelum Afrika Selatan melaporkan kasus pertama varian Omicron ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 24 November 2021, dari sampel spesimen pasien yang diambil 9 November 2021. Pengumuman munculnya varian Omicron di Malaysia menyusul usai Singapura juga mengkonfirmasi kasus pertamanya.

Berikut kronologi masuknya varian Omicron ke Malaysia.

Melakukan tes ulang COVID-19 11-28 November

Khairy menyebut kasus Omicron baru ditemukan usai Malaysia melakukan tes ulang whole genome sequencing semua kasus positif Corona dari pelaku perjalanan yang tiba di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) per 11 hingga 28 November.

Diketahui masuk per 19 November

Kasus positif COVID-19 varian Omicron tiba di Malaysia 19 November 2021. Terdeteksi pada mahasiswa asing yang baru melakukan perjalanan dari Afrika Selatan dan tiba di Malaysia melalui Singapura.

"Penting untuk dicatat bahwa kasus ini masuk ke Malaysia pada 19 November sebelum Afrika Selatan melaporkan kasus pertama yang terdeteksi ke WHO," demikian pengumuman Khairy dalam Twitter pribadinya.

Pasien sudah divaksinasi dan menjalani karantina

Pasien Omicron di Malaysia sudah menerima dua dosis vaksin COVID-19 dan menjalani karantina sebagaimana mestinya. Dirinya juga tidak mengalami gejala apapun.

"Orang tersebut SEPENUHNYA mematuhi karantina rumah, divaksinasi lengkap & tidak menunjukkan gejala. Kami telah melakukan pelacakan kontak otomatis dan manual, sejauh ini kasus ini terkendali," sambung Khairy.



Simak Video "Temuan Terkini Terkait Subvarian Omicron BN.1"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT