Sabtu, 11 Des 2021 10:01 WIB

Fakta-fakta Penyakit Jantung, Diduga Dialami Walkot Bandung Sebelum Meninggal

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Setelah menunggu anggota keluarganya, jenazah Wali Kota Bandung Oded M Danial langsung dibawa ke kampung halamannya di Tasikmalaya, Jumat (10/12/2021) malam. Wali Kota Bandung Oded M Danial meninggal dunia. (Foto: Wisma Putra)
Jakarta -

Wali Kota Bandung Oded M Danial dikabarkan meninggal dunia, setelah dirinya sempat pingsan saat salat sunah di salah satu masjid di Kota Bandung. Ia kemudian dilarikan ke RS Muhammadiyah Kota Bandung.

Dirut RS Muhammadiyah Kota Bandung, Kautsar Boesoirie, menjelaskan kondisi Oded saat tiba di RS sudah memakai alat bantu napas. Setelah dilakukan resusitasi jantung, nyawa orang nomor satu di Bandung itu tetap tidak tertolong.

"Diperiksa nadinya sudah tak teraba dan pupilnya sudah melebar itu adalah tanda beliau tidak ada. Kalau mendadak gitu kemungkinan jantung," ucapnya.

Dikutip dari berbagai sumber oleh detikcom, Sabtu (11/12/2021), berikut fakta-fakta mengenai penyakit jantung yang wajib diketahui:

1. Menyerang Segala Usia

Meski sering terjadi pada kelompok usia lanjut (65-74), penyakit jantung juga bisa menimpa orang-orang berusia muda. Beberapa kejadian jantung koroner sempat ditemukan pada kelompok usia 35-44 tahun.

Orang-orang dengan riwayat gangguan jantung bawaan lahir jug aberiisko mengalami penyakit jantung, bahkan di usia yang lebih muda dari 35-44 tahun.

2. Bisa Dialami Sejak Lahir

Penyakit jantung bawaan bisa dialami sejak lahir. Bayi yang terkena penyakit jantung bawaan bisa menunjukkan ciri berupa tampak membiru dan sesak saat menyuruh atau menangis, bengkak di area mata dan tungkai, serta berat badan tidak bertambah.

Dalam beberapa kasus dibutuhkan pemeriksaan mendalam seperti ekokardiografi jantung yang bertujuan melihat adanya kelainan pada jantung bayi baru lahir.

3. Bisa Bervariasi

Penyakit jantung merupakan istilah umum dari semua penyakit serangan jantung. Namun penyakit ini memiliki beragam variasi, tergantung di mana letak gangguan terjadi.

Contohnya, penyakit jantung koroner akibat penyempitan pembuluh darah di jantung, penyakit jantung bawaan, gangguan irama jantung (aritmia), gagal jantung, dan infeksi jantung (endokarditis).

4. Penyakit Jantung Koroner Sering Ditemui

Penyakit jantung yang paling sering ditemui yakni penyakit jantung koroner (PJK). Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 menyatakan, prevalensi (jumlah) tertinggi untuk penyakit kardiovaskular atau penyakit jantung di Indonesia adalah PJK.

Dalam PJK, penyempitan pembuluh darah (koroner) di jantung menyebabkan jaringan jantung tidak mendapatkan suplai oksigen dan gizi yang memadai. Akibatnya, jantung tidak dapat memompa darah ke seluruh tubuh.

5. Miliki Gejala Umum

Gejala penyakit jantung sangat bervariasi tergantung jenisnya. Kendati demikian, sebagian besar penyakit jantung sangat mungkin menyebabkan nyeri dada, detak jantung tidak teratur, sesak napas, pusing, badan lemas, lelah, mual, keringat dingin, hingga hilang kesadaran.

6. Gejala berbeda pada Wanita dan Pria

Gejala penyakit jantung yang muncul dapat berbeda pada pria dan wanita. Pada pria, gejala yang paling sering ditemukan adalah nyeri dada.

Bagi wanita, gejala yang cenderung terjadi adalah nyeri dada disertai sesak napas, mual, dan kelelahan ekstrem.



Simak Video "Jangan Takut Cek Jantung di Rumah Sakit"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)