Rabu, 15 Des 2021 08:38 WIB

BPOM Proses Izin Darurat Vaksin COVID-19 Pfizer-Sinopharm untuk 6-11 Tahun

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Berisiko Picu Kanker, 67 Batch Obat Asam Lambung Ranitidin Ditarik BPOM. Kepala BPOM Penny K Lukito Kepala BPOM Penny K Lukito Foto: Rifkianto Nugroho/detikHealth
Jakarta -

Kepala Badan Pengawas Obat (BPOM) Penny Lukito berharap dua vaksin COVID-19 merek Sinopharm dan Pfizer bisa segera digunakan untuk vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Hal ini ia ungkapkan dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI, Selasa (14/12/2021).

Penny menjelaskan, vaksin Pfizer sendiri memiliki kebijakan tak memberikan data terkait vaksinasi anak jika pemerintah belum membuat perjanjian penawaran. Pihaknya pun masih menunggu koordinasi pemerintah dengan Pfizer.

"Pfizer punya kebijakan tidak memberikan data sebelum pemerintah memesan, ada supply agreement. Bukan karena BPOM, kami menunggu, punya regulasi sendiri," ujar Penny.

"Sinopharm berproses, masih ada data yang belum lengkap sehingga belum mendapatkan EUA, mudah-mudahan dalam waktu dekat," kata Penny.

Maka dari itu, pihak BPOM masih memproses izin penggunaan darurat (EUA) vaksin Sinopharm dan Pfizer bagi anak usia 6-11 tahun. Harapannya, prosesnya segera selesai.

"Pfizer juga sudah mengejar, karena sudah mendapatkan EUA dari FDA untuk menjadi vaksin anak. Menyiapkan vaksin Pfizer layak menjadi vaksin anak," ujarnya.

Soal Pfizer dan Sinopharm, Juru Bicara Vaksin COVID-19 Kementerian Kesehatan RI dr Nadia Tarmizi mengatakan pihaknya masih menunggu izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) pada anak-anak usia 6-11 tahun oleh BPOM.

"Belum. Saat ini kita tunggu EUA-nya dulu ya," kata dr Nadia saat dihubungi detikcom, Rabu (15/12/2021).

Vaksin COVID-19 Anak Sinovac

Saat ini, vaksin COVID-19 merk Sinovac menjadi satu-satunya merek vaksin yang telah mengantongi izin penggunaan darurat BPOM untuk digunakan anak usia 6-11 tahun. Izin tersebut telah diberikan sejak awal November lalu dengan efikasi 65,3 persen.

Kementerian Kesehatan sendiri akan menyediakan 58 juta dosis untuk vaksinasi COVID-19 anak usia 6-11 tahun. Total 26,7 anak akan menerima vaksin.

Seperti yang diketahui, program vaksinasi anak usia 6-11 tahun sudah dimulai sejak kemarin, Selasa (14/12/2021).



Simak Video "Tawaran Vaksin Covid-19 dari Korsel Masih Dicuekin Korut"
[Gambas:Video 20detik]
(any/up)