Minggu, 19 Des 2021 09:03 WIB

Wariskan Rp 1 M ke Pengasuh WNI Saat Meninggal, Chen Sung-young Sakit Apa?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Chen Sung Young meninggal dunia Chen Sung-young (Foto: dok. Twitter Senjatanuklir)
Jakarta -

Aktor Taiwan Chen Sung-young tengah jadi perbincangan. Ia meninggal pada Jumat (17/12/2021) dan mewariskan harta NT$ 2 juta atau sekitar Rp 1 miliar ke Yuli, pengasuhnya yang berasal dari Indonesia.

Dikutip dari Focus Taiwan, Chen Sung-young meninggal setelah bergelut dengan penyakit selama bertahun-tahun. Diawali dengan stroke pada 2006, ia lalu mengidap diabetes, penyakit ginjal, dan gangguan penglihatan.

Dalam 15 tahun terakhir, ia kerap terlihat menggunakan kursi roda saat tampil ke publik. Menurut media lokal, ia memilih meninggal dalam damai di Taoyuan Chang Gung Memorial Hospital dan tidak menjalani dialisis ginjal.

Nama Chen Sung-young dikenal sebagai aktor, kerap beradu akting dengan para legenda film Kung Fu seperti Jet Li, Chow Yun-fat, dan Jackie Chan.

Komplikasi stroke

Stroke terjadi ketika suplai darah di otak terganggu, sehingga sel-sel otak kekurangan nutrisi dan oksigen. Pada kondisi ini, sel-sel otak bisa mengalami kerusakan atau bahkan kematian dalam beberapa menit.

Secara umum ada dua jenis stroke, yakni stroke iskemik yang disebabkan oleh penyumbatan arteri dan stroke hemoragik yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah. Ada juga stroke yang sifatnya hanya sementara yang disebut transient ischemic attack (TIA) atau mini stroke.

Bila tidak segera tertangani, stroke bisa memicu kematian atau berbagai komplikasi. Di antaranya:

Lumpuh

Penyintas stroke bisa mengalami lumpuh di satu sisi tubuh, atau kehilangan kontrol gerakan tubuh.

Susah bicara dan menelan

Stroke bisa berdampak pada fungsi gerak otot mulut dan kerongkongan, sehingga susah menelan maupun berbicara.

Gangguan memori

Beberapa penyintas stroke kesulitan mengingat dan berpikir.

Gangguan emosional

Susah mengontrol emosi juga kerap dilaporkan pada penyintas stroke. Tak jarang berakhir dengan depresi.

Nyeri

Kebas maupun nyeri bisa menyertai dampak stroke.

Perubahan perilaku

Penyintas stroke kerap dilaporkan menarik diri.



Simak Video "Jangan Disepelekan! Anak Muda Juga Bisa Kena Stroke"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)