Minggu, 19 Des 2021 12:21 WIB

Ade Rai, Atlet Binaraga yang Terlahir dengan Berat Hanya 2,5 Kg

Khairunnisa Adinda Kinanti - detikHealth
Jakarta -

Indonesia mempunyai atlet binaraga yang berprestasi, baik di kejuaraan nasional maupun internasional. Atlet binaraga ini identik dengan rambut panjangnya yang diikat, serta wajah yang awet muda. Siapa lagi kalau bukan Ade Rai (52).

Ade Rai yang mempunyai nama panjang I Gusti Agung Rai Kusuma Yudha ini lahir dan dibesarkan di Jakarta. Lantas, bagaimana bisa panggilannya menjadi Ade Rai?

"Nama panggilan saya Ade Rai karena saya anak nomor dua. Jadi anak nomor dua itu biasanya dipanggil 'Dede' atau 'Ade', sedangkan nama saya Rai, Agung Rai. Jadi Ade, atau Dede Rai," cerita Ade Rai dalam program Sosok detikcom.

Meski mempunyai darah Bali dan lahir di Jakarta, ia justru menetap di Bandung. Ade Rai terlahir dari keluarga tentara. Ayahnya berprofesi sebagai tentara, sementara ibunya seorang guru. Diakui Ade Rai, ia mulai menyukai olahraga sejak masih berumur 4 tahun.

"Mungkin dengan disiplin seorang guru dari ibu saya dan juga tentara dari bapak saya, ya mungkin itu juga yang mengarahkan kepada saya untuk jadi akhirnya mungkin bisa punya kepatuhan atau disiplin dalam hal berolahraga," cerita Ade Rai.

Dulunya, ia terlahir dengan berat badan yang sangat ringan, yakni 2,5 kg. Ketika di umur 10 tahun, berat badannya pun hanya 25 kg. Sampai di bangku SMA pun, badannya terbilang kecil, hanya mempunyai berat badan 55 kg.

Sebelum menjadi atlet binaraga, Ade Rai sempat tertarik dengan olahraga bulutangkis. Namun, olahraga tersebut dilepas oleh Ade Rai, demi bisa fokus sekolah.

"Tapi intinya adalah saya berniat mau jadi atlet bulutangkis, tapi tidak kesampaian. Karena mungkin pada saat itu juga akhirnya sekolah saya terganggu. Lalu prestasinya juga ternyata tidak optimal. Mungkin panggilan hati saya ternyata bukan di bulutangkis," ujar Ade Rai.

Namun, akhirnya Ade Rai menemukan olahraga angkat beban. Di mana olahraga ini melatih pengencangan otot dan rangkanya. Setelah melewati berbagai proses, akhirnya bertambah pula berat badan Ade Rai karena ototnya bertambah besar.

"Jadi perlahan-lahan ototnya terus meningkat, tapi lemaknya tidak meningkat, lemak tetap bertahan dan memang rendah. Nah jadi makin lama secara visual, bentuk saya jadi berubah. Dari beratnya hanya 55 kg, naik jadi 75 kg, naik lagi 85 kg, bahkan sampai 90 kg, itu dan jadi atlet binaraga," cerita Ade Rai.

(fuf/gah)