Jumat, 24 Des 2021 09:03 WIB

3 Fakta Hipertensi, Kondisi yang Dialami Mbah Minto Sebelum Tutup Usia

Ayunda Septiani - detikHealth
Siapa itu Mbah Minto? Pertanyaan ini muncul terkait sosok yang viral berkat parodi Gagal Mudik di Youtube. Bagaimana sosok beliau? Foto: (tangkapan layar IG ucup_jbsklaten)
Jakarta -

Rabu malam (22/12/2021) Minto Suwito Siyam (85) alias Mbah Minto meninggal dunia. Penyebab meninggalnya bintang parodi 'dilarang mudik' tersebut diungkap, keluarga menyebut hipertensi kambuh membuatnya tak sadarkan diri sebelum wafat.

Hipertensi merupakan kondisi umum yang terjadi akibat tekanan darah yang terlalu tinggi dalam jangka panjang terhadap dinding arteri. Kondisi ini pun dapat berakibat pada berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung.

Banyak orang dengan hipertensi tidak merasakan gejala apapun, bahkan ketika level tekanan darah sudah membahayakan.

Berikut beberapa fakta yang perlu diketahui terkait dengan hipertensi dikutip dari berbagai sumber.

Gejala hipertensi

Dikutip dari laman Very Well Health, hipertensi dapat terjadi tanpa menimbulkan gejala. Namun,ketika hipertensi semakin parah, penderita bisa merasakan gejala sebagai berikut:

  • Sakit kepala
  • Sesak napas
  • Mimisan
  • Pusing atau sensasi kepala berputar
  • Nyeri dada
  • Kulit memerah, terutama pada wajah dan leher
  • Gangguan penglihatan
  • Darah dalam urin
  • Mual, dan muntah

Penyebab hipertensi

Dikutip dari National Health Service dan Healthline, berdasarkan penyebabnya, hipertensi terbagi ke dalam dua jenis, yaitu:

Hipertensi primer

Hipertensi primer adalah jenis hipertensi yang paling sering terjadi dan berkembang selama bertahun-tahun tanpa diketahui penyebabnya secara pasti.

Namun, terdapat beberapa kombinasi dari beberapa faktor yang dapat menyebabkan tekanan darah meningkat secara perlahan, seperti:

  • Mutasi gen atau kelainan genetik dapat menyebabkan seseorang menderita hipertensi
  • Masalah atau penurunan fungsi pada salah satu organ, seperti pada ginjal akibat penuaan dapat menyebabkan tekanan darah meningkat
  • Pilihan gaya hidup yang tidak sehat seiring waktu dapat meningkatkan risiko hipertensi, seperti kurang olahraga dan obesitas

Hipertensi sekunder

Perawatan menurut National Health Service, hipertensi atau tekanan darah tinggi dapat ditangani dengan melakukan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat.

Pada beberapa penderita mungkin memerlukan obat antihipertensi untuk menurunkan tekanan darah yang terlalu tinggi.

Namun, penggunaan obat antihipertensi disesuaikan dengan hasil pengukuran tekanan darah dan kemungkinan penderita terserang komplikasi, seperti serangan jantung atau stroke.

Bagaimana perawatan hipertensi?

Menurut National Health Service, hipertensi atau tekanan darah tinggi bisa ditangani dengan melakukan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat.

Pada beberapa penderita mungkin memerlukan obat antihipertensi untuk menurunkan tekanan darah yang cukup tinggi.

Namun, penggunaan obat antihipertensi dapat disesuaikan dengan hasil pengukuran tekanan darah dan kemungkinan penderita terserang komplikasi, seperti serangan jantung atau stroke.



Simak Video "Ini Bahayanya Jika Hipertensi Tak Dikontrol"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/kna)