Jumat, 24 Des 2021 17:43 WIB

10 Obat Diare Anak yang Alami dan Bikin Cepat Sembuh

Atilah Tia Abelta      - detikHealth
Little 7 years old boy sitting on toilet. Holding white toilet paper Obat diare anak. (Foto: iStock)
Jakarta -

Anak-anak sangat rentan terkena diare. Berdasarkan laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ada sekitar 525.000 anak balita yang meninggal setiap tahunnya akibat diare. Obat diare anak yang alami mungkin bisa menjadi salah satu penolong anak ketika diare.

Diare ditandai dengan frekuensi buang air besar yang relatif sering dengan tinja lebih cair dan encer. Jika dibiarkan, diare menyebabkan anak lemas karena kekurangan cairan.

Diare pada anak merupakan hal yang menjadi perhatian sebagian besar orang tua. Pasalnya, anak yang diare kemungkinan mengalami gastroenteritis yang ditandai dengan gejala mual dan muntah yang kemudian diikuti diare dan demam setelah 24 hingga 48 jam.

Untuk mengatasinya, orang tua bisa memberikan beberapa obat diare anak yang alami. Dikutip dari berbagai sumber berikut rangkumannya.

1. Air garam

Anak yang sedang mengalami diare maka akan kehilangan cairan dari tubuhnya. Air garam dapat mengembalikan level cairan pada tubuh anak. Untuk membuatnya, cukup rebus segelas air lalu campurkan 2 sendok teh gula dan garam ke dalamnya, aduk hingga rata. Beri ke anak selagi hangat.

Perlu diingat untuk tidak menggunakan air garam yang disiapkan lebih dari 6 jam sebelumnya. Air garam dapat digunakan sebagai pengobatan pertama diare pada anak.

2. Jahe

Jahe menjadi salah satu obat diare anak yang alami dan paling efektif. Jahe mengobati penyebab diare seperti infeksi bakteri atau gangguan pencernaan, dan juga memberikan rasa lega kepada anak setelah kehilangan begitu banyak cairan dari tubuh.

Jahe juga meningkatkan sirkulasi darah, dan mengurangi gejala diare. Untuk membuatnya, cukup ambil satu batang jahe dan masukkan ke dalam secangkir air mendidih. Didihkan selama sekitar lima menit, saring, dan berikan dalam segelas kecil kepada anak selagi hangat. Bisa juga dengan menambahkan satu sendok teh madu untuk memberi rasa manis.

3. Teh hitam

Teh hitam memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat mengobati serta menenangkan sakit perut anak. Asam tanat dalam teh hitam akan meredakan gejala diare pada anak-anak.

Untuk memberikannya kepada anak, cukup siapkan teh hitam dan peras beberapa tetes lemon ke dalamnya. Berikan ini 2-3 kali sehari untuk menghentikan ketidaknyamanan dan melawan bakteri yang menyebabkan diare.

4. Kentang rebus

Selama diare, anak tidak hanya kehilangan cairan dari tubuhnya, tetapi juga nutrisi lainnya. Masalahnya, kadang nafsu makan mereka berkurang saat gejala diare melanda. Kentang rebus bisa menjadi makanan yang aman untuk membantu anak tetap kenyang. Pati dalam kentang membantu mengeraskan tinja dan karenanya dapat melawan gejala diare.

Cara menyajikannya, cukup rebus satu atau dua kentang berukuran sedang beserta kulitnya. Kupas kulit kentang dan haluskan dengan baik. Tambahkan beberapa tetes air (jika perlu) dan sejumput garam secukupnya untuk penambah rasa.

5. Pisang

Memberi 2-3 pisang dalam sehari juga menjadi salah satu obat diare anak yang alami. Seperti kentang, pisang dikenal sebagai makanan sembelit dan ini akan membantu mengeraskan tinja dan membebaskan anak dari diare.

Pisang bekerja dengan menyeimbangkan ketidakseimbangan elektrolit di perut karena kandungan potasium dan pektinnya. Nutrisi tersebut akan membantu menyerap air dari tinja dan mengeraskan tinja, sehingga menghentikan gejala diare.

6. Yogurt

Yogurt adalah makanan yang efektif mengatasi masalah pencernaan anak. Kandungan di dalamnya mampu melapisi usus dan memberikan perlindungan dari bakteri jahat.

Yogurt juga bisa membantu memproduksi asam laktat di usus, yang bisa membunuh bakteri. Cara ini ampuh membuat masalah saluran cerna menjadi lebih baik.

7. Madu

Madu merupakan antiseptik ringan yang sangat baik untuk obat diare anak. Memberi satu sendok teh madu organik dapat membantu mengatasi kasus diare ringan hingga sedang pada anak.

Selain diminum langsung oleh anak, madu juga dapat dicampurkan dengan air dan jus lemon lalu berikan ke anak agar diarenya mereda. Bisa juga mencampur madu dengan jahe atau bawang putih.

8. Kayu manis

Obat diare anak yang alami lainnya adalah kayu manis. Rempah satu ini mengandung minyak yang dapat memecah lemak di dalam saluran usus. Minyak ini juga bertindak sebagai stimulan yang memicu pergerakan di dalam saluran pencernaan. Selain itu, kayu manis bersifat antibakteri dan antivirus, yang menjadikannya obat alternatif ideal untuk diare.

Cara mengonsumsinya, cukup ambil 5 g kayu manis dan 5 helai daun jambu biji. Rebus dalam 600 ml air dan biarkan hingga tersisa setengahnya. Air ramuan tersebut lalu disaring, dan ditambahkan gula secukupnya, kemudian beri ke anak untuk diminum 2 kali sehari.

9. Teh chamomile

Teh chamomile tidak hanya untuk menenangkan tubuh dan mengatasi insomnia saja, ternyata teh ini memiliki kandungan anti peradangan dan anti racun sehingga dapat mengatasi keluhan diare.

Penyajiannya dengan cara menyeduh teh chamomile selama lima menit. Kemudian dinginkan teh beberapa saat lalu berikan kepada anak untuk diminum agar perutnya lebih nyaman dan diare mereda.

10. Air mineral

Obat diare anak yang alami dan paling penting adalah mengonsumsi air mineral. Tak hanya mampu menyembuhkan diare, air mineral juga dapat membuat tubuh tetap terhidrasi.

Saat diare, tubuh tentunya mengandung toxic sehingga harus dinetralisir dengan air mineral. Minta anak untuk konsumsi air mineral secara teratur agar cairan dalam tubuh tidak terkuras akibat diare.



Simak Video "Bunda! Kenali Gejala Thalassemia Pada Anak-anak"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)