ADVERTISEMENT

Sabtu, 25 Des 2021 08:01 WIB

Inggris Dihantam 'Tsunami' Corona, 1 dari 10 Warga London Berisiko Kena COVID-19

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Varian Omicron disinyalir jadi penyebab lonjakan kasus COVID-19 di Inggris-Prancis. Dua negara di Eropa itu pun kini gencarkan vaksinasi COVID-19 bagi warganya. Corona menghantam faskes di Inggris. (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Inggris menjadi negara yang paling terhantam COVID-19 varian Omicron. Negara ini mencetak rekor kasus harian selama tiga hari berturut-turut.

Salah satu lembaga survey di Inggris memprediksi sekitar 1 dari 10 orang di London kemungkinan besar terinfeksi COVID-19. Hal ini diperparah dengan kemunculan Omicron.

Perkiraan model oleh Kantor Statistik Nasional ini menunjukkan sekitar 9,5 persen warga London terinfeksi COVID-19 dalam interval 95 persen. Angka ini muncul sehari setelah Inggris mencatat rekor baru COVID-19.

Pada Jumat (24/12/20201), Inggris mencatat 122.186 kasus baru, meningkat dari 119.789 kasus sehari sebelumnya.

Laporan statistik ONS juga merevisi temuan sebelumnya yang menyebut 1 dari 20 orang di London kemungkinan kena COVID-19.

Banyak industri dan jaringan transportasi berjuang dengan kekurangan staf karena pekerja yang sakit mengasingkan diri, sementara rumah sakit di Inggris telah memperingatkan risiko dampak pada keselamatan pasien.

Penelitian terbaru tentang Omicron menunjukkan bahwa ia memiliki tingkat rawat inap yang lebih rendah daripada varian COVID-19 sebelumnya, namun pejabat kesehatan tetap mewaspadai apapun kemungkinannya.

"Apa yang kita dapatkan sekarang adalah keseimbangan yang sangat baik antara sesuatu yang tampak seperti risiko rawat inap yang lebih rendah - yang merupakan berita bagus - tetapi sama-sama varian yang sangat menular dan yang kita tahu memudarkan imunitas kita," kata Jenny Harries, Kepala Badan Keamanan Kesehatan Inggris, kepada BBC.



Simak Video "Inggris Jadi Negara Pertama yang Setujui Vaksin Khusus Omicron"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT