ADVERTISEMENT

Minggu, 26 Des 2021 13:34 WIB

UPDATED

GISAID Catat RI Laporkan 30 Kasus Omicron, Ada Tambahan dari Mana?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Strips of newspaper with the words Omicron and Covid-19 typed on them. Omicron variant of COVID-19. Black and white. Close up. Varian Omicron. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Professor25)
Topik Hangat Omicron Masuk RI!
Jakarta -

Situs Global Initiative on Sharing All Influenza Data (GISAID), lembaga independen yang secara rutin melaporkan varian-varian virus termasuk COVID-19, melaporkan per Minggu (26/12/2021), Indonesia mencatat 30 kasus baru Omicron.

Dihubungi detikcom, pihak Kementerian Kesehatan RI membenarkan ada penambahan kasus varian Omicron. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) dr Siti Nadia Tarmizi menyebut kasus baru Omicron kembali dibawa dari pelaku perjalanan luar negeri.

"Iya (benar bertambah dari pelaku LN)," tegas dr Nadia, Minggu (26/12/2021).

"Kemarin kan total 19 kasus, akan nambah mungkin sekitar 20-25 kasus lagi tapi tunggu rilis resminya ya," lanjut dr Nadia menegaskan masih perlu konfirmasi lanjut terkait jumlah resmi kasus baru Omicron.

Hal ini juga diutarakan pakar epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Kasus baru Omicron berhasil diidentifikasi saat kedatangan dan masa karantina.

Karenanya ia mengimbau warga untuk tidak panik.

"Tidak perlu panik, karena kasus #Omikron yg ditemukan bertambah lagi hari ini pada Pelaku Perjalanan LN. Itu bukti bahwa upaya tes saat kedatangan & karantina dapat menangkalnya. Isolasi bagi positif agar tidak menularkan pada petugas dan masyarakat. @KemenkesRI," beber Pandu dalam cuitan Twitter pribadinya, Minggu (26/12/2021).

GISAID catat 30 kasus

Sementara dalam data GISAID, per Minggu (26/12/2021) pukul 13:00 WIB belum diketahui lebih lanjut terkait detail 30 kasus atau pasien tersebut.



Simak Video "Studi AS Ungkap Covid-19 Memperparah Kerusakan Otak Jangka Panjang"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)
Topik Hangat Omicron Masuk RI!

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT