Senin, 27 Des 2021 15:37 WIB

Pasien Omicron Lolos dari Wisma Atlet, Warga Kudu Piye? Ini Saran Pakar

Vidya Pinandhita - detikHealth
Omicron Corona Virus Variant Ilustrasi pesan pakar menanggapi kabar seorang pasien varian Omicron lolos dari karantina Wisma Atlet. Foto: Getty Images/iStockphoto/MCCAIG
Topik Hangat Omicron Masuk RI!
Jakarta -

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan kronologi satu pasien COVID-19 varian Omicron yang lolos dari karantina di Wisma Atlet. Diketahui, pasien tersebut sempat melakukan perjalanan ke Inggris.

Pada kedatangan, pasien tersebut diketahui positif COVID-19. Ia kemudian meminta tes pembanding. Lantaran hasilnya negatif, pasien tersebut diperbolehkan menjalani karantina mandiri oleh Dinkes DKI.

"Lima hari kemudian tes positif Omicron, jadi kita kejar lagi kita tes seluruh keluarganya semua dan alhamdulillah sudah negatif," ujar Menkes dalam jumpa pers, Senin (27/11/2021).

Menanggapi kabar tersebut, ahli epidemiologi dari Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI), Dr Masdalina Pane, mengingatkan langkah pencegahan penyebaran varian Omicron selanjutnya adalah karantina mandiri dan dipastikan tidak keluar dari karantina.

"Lalu masyarakat yang kontak erat dengan yang bersangkutan status kesehatannya selama 14 hari, tetap menggunakan protokol kesehatan dan segera tes jika muncul gejala. Tapi jika gejala tidak ada, tes dilakukan di hari ke-6," terang Pane saat dihubungi detikcom, Senin (27/12/2021).

Menurut Pane, kunci utama pengendalian pandemi COVID-19 adalah tracing. Artinya, bukan hanya pencarian kontak erat dari pasien COVID-19 yang diperlukan, melainkan juga pemantauan status kesehatan pada orang yang menjalani karantina.

"Kunci utama pengendalian wabah itu tracing. Tracing bukan sekedar mencari kontak erat saja tetapi juga memantau status kesehatan sampai isolasi dan karantina selesai dilakukan," pungkas Pane.



Simak Video "Omicron Masuk RI, Ketua Satgas IDI Singgung Karantina 'Rp 40 Juta'"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)
Topik Hangat Omicron Masuk RI!