Selasa, 28 Des 2021 05:55 WIB

Kabar Baik, Angka Stunting dan Obesitas Anak Indonesia Turun di 2021!

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Ditengah percepatan pembangunan infrastruktur, Indonesia justru masih bergelut dengan stunting. Angka terbesar stunting berada di Nusa Tenggara Timur, begini potretnya. Ilustrasi pemantauan gizi anak (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Pemerintah meluncurkan hasil studi status gizi indonesia (SSGI) 2021. Ada kabar baik yang ditemukan, obesitas dan stunting atau gagal tumbuh pada anak mengalami penurunan!

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Dr (HC) dr Hasto Wardoyo, SpOG(K) mengatakan, penurunan angka stunting bahkan lebih besar dibanding prediksi 2020 yakni 26,92 persen.

"Berdasarkan hasil perhitungan SSGI 2021, kita patut bersyukur bahwa prevalensi stunting nasional tahun 2021 menunjukkan penurunan dari tahun 2019 di angka 24,4 persen," kata Hasto dalam konferensi pers, Senin (27/12/2021).

Meskipun demikian, pekerjaan rumah belum selesai. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 menargetkan, stunting harus turun menjadi 14 persen pada 2020. Ini artinya, harus ada penurunan 2,6 persen pertahun.

Fakta lain yang tak kalah menggembirakan adalah angka obesitas pada anak juga terus menurun. Pada 2018 angkanya masih 8 persen, lalu turun 3,5 persen menjadi 4,5 persen di 2019, dan saat ini turun lagi 0,7 persen menjadi 3,8 persen di 2021.



Simak Video "Data Kemenkes soal Peningkatan Status Gizi Anak Indonesia di 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)