Selasa, 28 Des 2021 11:38 WIB

Muncul Kasus Transmisi Lokal Omicron, Warga Harus Bagaimana? Ini Pesan Kemenkes

Vidya Pinandhita - detikHealth
Varian Omicron masuk Indonesia diumumkan Menkes Ilustrasi pesan Kemenkes untuk masyarakat terkait temuan transmisi lokal varian Omicron. Foto: Getty Images/iStockphoto/golibtolibov
Jakarta -

Kementerian Kesehatan melaporkan temuan kasus transmisi lokal varian Omicron. Mengingat varian ini diyakini menular lebih cepat dibanding varian Corona lainnya termasuk varian Delta, Kemenkes menyebut bakal dilakukan pemantauan lebih lanjut untuk melihat potensi kemunculan klaster-klaster baru COVID-19 RI akibat varian Omicron.

"Kami tentu minta pemerintah daerah untuk terus bekerja sama dengan semua pihak untuk terus memantau terutama jika muncul ada potensi-potensi klaster. Tentu hal ini dapat mempercepat dilakukan investigasi dan penilaian apakah ada keterkaitan dengan varian baru Omicron atau tidak," ujar juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual, Selasa (28/12/2021).

dr Nadia menambahkan, masyarakat diminta untuk mengurangi mobilitas dan senantiasa menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Kemudian, masyarakat yang bisa menerima vaksin COVID-19 juga diingatkan kembali untuk segera menerima vaksin COVID-190 tanpa memilih-milih jenis vaksin.

"Dengan ditemukan tramsisi lokal pemeirntah kembali mengingatkan masyarakat untuk mengurangi mobilitas terutama dalam masa libur Natal dan Tahun Baru. Hindari kerumunan dan selalu pakai masker," beber dr Nadia.

"Mari ajak saudara-saudara yang belum divaksin untuk segera divaksin seharusnya mendapat vaksin kedua segera datangi," pungkasnya.



Simak Video "Omicron Masuk RI, Ketua Satgas IDI Singgung Karantina 'Rp 40 Juta'"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)