Selasa, 28 Des 2021 12:04 WIB

Kemenkes RI Temukan Transmisi Lokal Omicron, Vaksin COVID-19 Masih Efektif?

Vidya Pinandhita - detikHealth
Salah satu sentra vaksinasi COVID-19 di Yogyakarta digelar selama tuhuh hari berturut-turut di Gedung Jogja Expo Center. Vaksin yang diberikan yakni Sinovac. Ilustrasi efektivitas vaksin COVID-19 melawan varian Omicron. Foto: PIUS ERLANGGA
Jakarta -

Kementerian Kesehatan baru saja melaporkan temuan kasus pertama transmisi lokal varian Omicron di Indonesia. Mengingat varian ini diyakini menular lebih cepat dibanding varian Corona lainnya, termasuk varian Delta, seperti apa efektivitas vaksin COVID-19 yang ada di Indonesia kini dalam mencegah risiko penyebaran varian Omicron?

Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi, menjelaskan dua dosis vaksin COVID-19 masih terbukti efektif menekan risiko gejala berat akibat infeksi varian Omicron. Walhasil, dosis lengkap vaksinasi COVID-19 diyakini bisa mencegah risiko rawat inap pada pasien COVID-19 dengan infeksi varian Omicro, dengan risiko kematian yang rendah.

"Orang yang sudah mendapat vaksin kalau itu betul-betul terlindungi dan cenderung tidak bergejala. Kalau bergejala hanya ringan, tidak perlu hospitalisasi atau perawatan di rumah sakit dan angka kematian sangat rendah," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Selasa (28/12/2021).

Ia menambahkan, upaya vaksinasi COVID-19 juga perlu dibarengi pembatasan mobilitas dan pengetatan penerapan protokol kesehatan untuk menekan risiko penyebaran varian Omicron.

"Sangat penting orang mendapat vaksinasi untuk mencegah Omicron, mencegah penularan kembali kita ingatkan mari kita jaga. Mobilitas kita disiplin protokol kesehatan," pungkas dr Nadia.

Ia juga menyebut, pemberian booster vaksin COVID-19 awalnya direncanakan bakal berlangsung jika vaksinasi COVID-19 RI sudah mencapai target, yakni 208 juta suntikan dosis pertama.

Namun lantaran varian Omicron sudah masuk Indonesia, ia menyebut, pemberian booster bakal dipercepat dimulai pada Januari 2022. Kini, mekanisme pemberian booster tersebut masih dimatangkan.

Simak video 'Menkes Jelaskan Kronologi Pasien Omicron Lolos Karantina':

[Gambas:Video 20detik]



(vyp/up)