Kamis, 30 Des 2021 07:20 WIB

Round Up

Yakin Baru Ada 1 Transmisi Lokal Omicron RI? Kemenkes Saja Bilang Begini

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
wooden blocks with the word omicron surrounded by wooden figurines as symbol for covid-19 crisis Transmisi lokal Omicron di Indonesia (Foto: Getty Images/iStockphoto/Thomas Stockhausen)
Jakarta -

Secara resmi, Kementerian Kesehatan Indonesia baru mengumumkan satu kasus transmisi lokal varian Omicron. Dari total 68 kasus terkonfirmasi saat ini, sebagian besar adalah pelaku perjalanan luar negeri alias kasus impor atau imported case.

Satu kasus transmisi lokal dialami oleh seorang pria asal Medan yang sedang berkunjung ke Jakarta, dan kini diisolasi di RSPI Sulianti Saroso. Pada 17 Desember 2021, pasien ini sempat berkunjung ke Mall Ashta District 8 SCBD, Jakarta Selatan.

Transmisi lokal sebenarnya juga dialami oleh kasus pertama Omicron di Indonesia, yakni petugas kebersihan Wisma Atlet. Menyusu setelahnya, seorang tenaga kesehatan juga tertular Omicron tanpa riwayat perjalanan ke luar negeri. Hanya saja, kedua kasus transmisi lokal masih terjadi di lingkungan yang terisolasi.

Soal kemungkinan transmisi lokal terjadi di tempat lain, Kementerian Kesehatan tidak memungkirinya. Juru bicara vaksinasi COVID-19 dr Siti Nadia Tarmizi mengungkap hal itu ketika dihubungi detikcom.

"Kita tentunya tidak mau muncul gelombang ketiga pasca-Nataru. Walaupun kita tahu, baru ada satu kasus transmisi lokal yang ditemukan," kata dr Nadia.

"Tetapi tidak menutup kemungkinan juga ada kasus transmisi lokal di tempat lainnya," lanjutnya.

Sementara itu, pakar epidemiologi dari Griffith University Dicky Budiman malah menyebut ada kemungkinan sudah terjadi transmisi komunitas. Artinya, virus sudah menyebar di dalam negeri dan tidak diketahui lagi sumber penularannya.

"Sekali lagi kalau ini sebetulnya sulit untuk menghindari kemungkinan bahwa kita belum di komunitas, itu sesuatu yang rasanya sulit ya," beber Dicky kepada detikcom Selasa (27/12/2021).

"Wong di sini saja Australia begitu ketat terjadi apalagi kita di Indonesia yang 3T-nya belum kuat, ya itu kemungkinan besar terjadi," sambungnya.

Simak Video 'Kemenkes: Varian Omicron Mulai Mendominasi Sejumlah Negara':

[Gambas:Video 20detik]



(up/up)