Kamis, 30 Des 2021 10:31 WIB

Pertama Kalinya, Ilmuwan Teliti Mumi Firaun 3.000 Tahun Pakai CT Scan

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
hasil ct scan mumi firaun Penampakan CT Scan mumi firaun. (Foto: Jurnal Frontier in Medicine)
Jakarta -

Pertama kalinya, ilmuwan mempelajari tubuh mumi Firaun Mesir kuno dengan teknologi digital untuk melihat secara akurat apa yang sebenarnya 'tersimpan' di dalam tubuh mereka.

Mumi Amenhotep I, yang memerintah sejak 1525 hingga 1504 SM, ditemukan di sebuah situs di Deir el-Bahari 140 tahun lalu. Namun selama ini para arkeolog menahan diri untuk tidak membukanya, demi melestarikan penutup wajah dan perbannya yang indah.

Diberitakan BBC, ilmuwan akhirnya melakukan CT Scan untuk mendapatkan informasi yang sebelumnya tidak diketahui tentang firaun dan penguburannya.

"Kami bisa melihat wajah raja yang telah terbungkus selama lebih dari 3.000 tahun," kata Dr Sahar Saleem, profesor radiologi di Fakultas Kedokteran Universitas Kairo. Dia juga merupakan penulis utama studi yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Medicine.

Dia mengatakan hal pertama yang mengejutkannya adalah kemiripan fitur wajah Amenhotep I dengan ayahnya, Ahmose I, firaun pertama dari Dinasti ke-18 Mesir kuno, dengan dagu yang sempit, hidung kecil, rambut keriting, dan gigi atas yang sedikit menonjol.

Dr Saleem mengatakan hasil pemindaian menunjukkan mumi itu dalam kondisi fisik yang sangat baik. Kesehatannya pun baik saat kematiannya, tanpa tanda-tanda luka atau cacat karena penyakit. Temuan itu mengindikasikan dia meninggal karena infeksi atau virus.

Mereka juga menemukan fakta bahwa otak mumi firaun tersebut tidak diangkat. Mumi tersebut menderita beberapa luka postmortem yang kemungkinan disebabkan oleh perampok makam.

Hasil pemindaian juga menunjukkan bahwa para pendeta menempelkan kembali kepala dan leher yang terlepas dari tubuhnya menggunakan perban linen yang dilapisi resin, menutupi cacat di dinding perut dengan perban, dan meletakkan dua jimat di bawahnya, serta membungkus kembali lengan kiri yang terlepas dari tubuh mumi itu.

Setelah dilakukan CT Scan, mumi Amenhotep I dimakamkan kembali oleh para pendeta di Deir el-Bahari Royal Cache, sebuah kompleks makam dan kuil di dekat Luxor, untuk menjaga mereka tetap aman.



Simak Video "Wujud CT Scan Toraks 0-14 Hari Saat Terinfeksi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)