Kamis, 30 Des 2021 05:04 WIB

Round Up

Dikeluhkan Shin Tae-yong, Ini Pengaruh Nasi Kotak bagi Atlet Saat Bertanding

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Indonesia head coach, Shin Tae Yong reacts at the touchline during the AFF Suzuki Cup 2020 final first leg soccer match between Indonesia and Thailand in Singapore, Wednesday, Dec. 29, 2021. (AP Photo/Suhaimi Abdullah) Shin Tae-yong (Foto: AP/Suhaimi Abdullah)
Jakarta -

Sebelum menjejaki laga final Piala AFF 2020, pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong sempat mengeluhkan sajian nasi kotak yang disediakan panitia. Pakar gizi mengakui, ada pengaruh nutrisi terhadap performa atlet.

Nutrisi yang baik bahkan sangat krusial untuk memberikan energi saat bertanding, pada olahraga apapun tak terkecuali sepakbola. Hal ini disampaikan Ketua Asosiasi Ahli Gizi Olahraga (ISNA), Rita Ramayulis.

"Kalau makanan sebelum bertanding tak bisa mencukupi kebutuhan hidrasi, itu akan berdampak pada performa dan risiko gangguan pencernaan akibat makanan yang tidak tepat," jelas Rita saat dihubungi detikcom, Rabu (29/12/2021).

Saat bertanding, status hidrasi yang antara lain dipenuhi lewat nutrisi, dinilai Rita sangat besar pengaruhnya. Selain itu, atlet juga membutuhkan komposisi gizi seimbang agar performanya lebih maksimal.

"Jadi sudah pasti kalau nasi kotak itu jarang sekali atlet bisa mendapat asupan gizi yang cukup. Biasanya juga pengolahan nasi kotak itu minim sayuran," sebutnya.

Seharusnya makan apa?

Agar kebutuhan nutrisi seimbang terpenuhi, Rita menyarankan menu makan yang mencakup karbohidrat kompleks, protein rendah lemak, lemak tak jenuh, serta micronutrient seperti kalsium dan zat besi. Asupan vitamin C dari makanan juga tidak kalah penting.

"Untuk protein rendah lemak bisa didapatkan dari ayam tanpa kulit, ikan, daging merah rendah lemak, tempe, dan kacang-kacangan seperti kacang ijo atau merah," beber Rita.

Menjelang laga, justru dianjurkan mengonsumsi sayur yang berserat rendah. Beda dengan asupan sehari-hari, yang umumnya lebih dianjurkan mengandung serat tinggi.

"Sayur berserat rendah seperti wortel, labu siam, labu air, tomat tanpa kulit, ketimun buncis muda, sawi putih. Sayur seperti nangka muda dan kol harus dihindari dapat mengganggu pencernaan atlet," jelas Rita.

Masih terkait hidrasi, maka disarankan juga untuk mengonsumsi buah dengan kandungan air yang tinggi. Contohnya melon, jeruk, buah naga, dan sejenisnya.

Simak Video 'Indonesia Kalah, Shin Tae-yong: Thailand Sempurna di Laga Ini':

[Gambas:Video 20detik]



(kna/up)