Kamis, 30 Des 2021 14:20 WIB

Mayoritas Pasien Omicron di Indonesia Pria Berusia 40-49 Tahun

Ayunda Septiani - detikHealth
Virus In Red Background - Microbiology And Virology Concept Kemenkes ungkap mayoritas pasien omicron di RI Pria berusia 40-49 tahun. (Foto: Getty Images/iStockphoto/loops7)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan RI mengungkap mayoritas dari temuan kasus varian COVID-19 Omicron di Indonesia terjadi kepada mereka dengan usia 40-49 tahun.

Selain itu, mayoritas dari total kasus varian Omicron yang ditemukan juga berjenis kelamin laki-laki.

Kasubdit Pelayanan Kegawatdaruratan Direktorat Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan Asral Hasan menambahkan sementara ini kategori usia pasien Omicron di Indonesia yang paling sedikit ditemukan pada anak-anak dan remaja usia 10-19 tahun.

"Mayoritas kasus berusia 40-49 tahun ada 34 persen, dan mayoritas berjenis laki-laki ada 60 persen," papar Asral dalam webinar online, Kamis (30/12/2021).

Asral melanjutkan, 78 persen dari total sementara 68 kasus varian Omicron di Indonesia juga dilaporkan sudah menerima dosis lengkap vaksinasi COVID-19.

Status vaksinasi pasien Omicron Indonesia

51 orang sudah divaksinasi lengkap
7 orang belum divaksinasi
6 orang baru divaksinasi satu dosis
4 orang belum diketahui status vaksinasinya

Selain itu, berdasarkan grafik yang disampaikan Asral terkait platform atau jenis vaksin yang digunakan oleh para pasien, diketahui Sinovac paling banyak 33 persen, disusul Pfizer 30 persen.

Kemudian AstraZeneca 17 persen, Sinopharm 7 persen, Johnson&Johnson 5 persen, Moderna 3 persen, dan lainya 5 persen.

"Dan mayoritas kasus Omicron merupakan pelaku perjalanan dari luar negeri ya," pungkasnya.



Simak Video "Temuan Seputar Varian Omicron yang Perlu Jadi Perhatian"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/naf)