Komnas KIPI: Tak Ada Kaitan Siswa SD Meninggal dengan Vaksin dan Khitan

ADVERTISEMENT

Komnas KIPI: Tak Ada Kaitan Siswa SD Meninggal dengan Vaksin dan Khitan

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Kamis, 30 Des 2021 18:30 WIB
Program vaksinasi massal di Tangerang terus dilakukan. Vaksinasi COVID-19 kini sasar orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan individu berkebutuhan khusus (IBK).
Ilustrasi Komnas KIPI menjelaskan tak ada kaitan kematian anak SD pasca vaksinasi COVID-19 dengan vaksin dan khitan. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Seorang anak SD berusia 12 tahun asal Jombang, Jawa Timur, meninggal dunia pasca menerima vaksin COVID-19 Pfizer. Diberitakan sebelumnya, hasil investigasi Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) menyimpulkan hal itu tak terkait vaksinasi.

Diketahui, anak tersebut sempat menunda jadwal vaksinasi COVID-19 lantaran dikhitan. Pakar menegaskan, kematian anak tersebut tak ada kaitan dengan vaksin COVID-19 dan khitan.

Delapan hari setelah khitan, anak tersebut divaksinasi dalam kondisi sudah menjalani skrining riwayat penyakit dan konsumsi obat. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jombang drg Budi Nugroho menyebut, anak tersebut sudah tidak minum obat sehari sebelum divaksinasi COVID-19.

Menanggapi kabar tersebut, Ketua Komisi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Prof Dr dr Hinky Hindra Irawan Satari, Sp.A (K), M.TropPaed menjelaskan kematian anak tersebut tak ada kaitan dengan obat khitan yang dikonsumsi sebelum menerima vaksin COVID-19.

"Memang dia ditunda vaksinasi karena sedang khitan, karena pada waktu jadwal vaksin, luka khitannya belum kering, jadi dia ditunda. Akhirnya divaksinasi di sekolahnya tapi ada 18 anak yang divaksinasi dengan dia. Dari 18 itu sehat yang lainnya, dia yang meninggal," terang Prof Hindra pada detikcom, Kamis (30/12/2021).

"Obat yang dimakan juga aman, tidak ada yang berbahaya. Dalam keadaan sehat menurut keterangan keluarga, tidak ada kontraindikasi, sulit menyimpulkan," sambungnya.

Dalam kesempatan lainnya, Ketua Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), Profesor Dr dr Sri Rezeki Hadinegoro,SpA(K) menyerahkan kasus kematian anak tersebut kepada Komnas atau Komda KIPI. Namun menurut sepengetahuannya, tak ada kaitan obat khitan dengan kematian pasca vaksinasi COVID-19.

"Tetapi (untuk obat khitan) sepengetahuan saya tidak ada hubungannya," ujar Prof Sri saat dihubungi detikcom Kamis (30/12/2021).



Simak Video "Yang Perlu Diketahui soal Booster Kedua Vaksin Covid-19 untuk Lansia"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT