Jumat, 31 Des 2021 18:06 WIB

5 Cara Mengobati Gigitan Tomcat, Awas Jangan Digaruk!

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Kurzfl├╝gler Cara mengobati gigitan tomcat (Foto: Getty Images/iStockphoto/fotogaby)
Jakarta -

Seseorang yang terkena gigitan tomcat umumnya akan muncul gejala seperti ruam kulit, gatal, panas, dan melepuh yang berisi air atau nanah. Ada beberapa cara mengobati gigitan tomcat dengan mudah untuk mengatasi racunnya yang masuk ke dalam tubuh.

Sebagai informasi, tomcat merupakan serangga yang sempat menghebohkan masyarakat Indonesia beberapa waktu lalu. Tomcat ini adalah serangga beracun yang berukuran seperti nyamuk dengan warna merah atau kuning pada badan, serta warna hitam pada bagian kepala dan ekornya.

Tomcat atau dalam nama latin disebut Paederus Littoralis ini juga sering disebut sebagai semut semai. Ia memiliki cairan racun yang lebih kuat dari ular berbisa sekalipun. Bahkan, racunnya itu dapat meningkat seperti racun kalajengking. Duh, bahaya banget.

Untuk mengobati gigitannya juga tak boleh sembarangan loh. Apabila cara yang digunakan salah, akan memperburuk kondisi kulit yang terkena racun tomcat.

Cara Mengobati Gigitan Tomcat

Lantas bagaimana cara mengobati gigitan tomcat yang benar dan mudah? Mengutip dari berbagai sumber, berikut adalah caranya:

1. Cuci bagian tubuh yang digigit tomcat

Setelah digigit tomcat, segera basuh tangan atau bagian tubuh lainnya dengan air bersih atau hangat dan sabun. Hal ini disebabkan karena racun tomcat akan cepat menembus kulit, sehingga orang yang terkena gigitannya harus segera mungkin mencuci bagian tubuh yang digigit.

Jangan digosok terlalu keras karena bisa menyebabkan kulit menjadi luka dan iritasi yang meradang. Selain itu, jangan menggunakan pakaian yang sama setelah digigit oleh tomcat.

2. Kompres dengan air dingin

Cara mengobati gigitan tomcat selanjutnya adalah kompres dengan air dingin. Setelah membersihkan kulit yang telah digigit tomcat dengan bersih, kompreslah area tersebut dengan air dingin. Cara ini bertujuan untuk menghilangkan sensasi rasa terbakar akibat gigitan tomcat.

3. Hindari memecahkan benjolan dan menggaruk

Apabila setelah digigit dan muncul benjolan seperti bisul, usahakan jangan memecahkan benjolan tersebut. Hal tersebut berguna untuk menghindari peradangan pada kulit yang tidak terinfeksi.

Cara mengobati gigitan tomcat yang satu ini adalah hal utama yang harus dilakukan meskipun terasa gatal dan ingin menggaruk.

Biasanya rasa gatal-gatal dan sensasi panas terbakar akibat gigitan tomcat akan sembuh dalam waktu 6 hingga 10 hari. Jika luka tersebut semakin parah dan melebar, segera kunjungi dokter untuk mendapatkan pertolongan medis.

4. Gunakan pelembap

Setelah dibersihkan dan dikompres, segera menggunakan pelembap atau soothing cream yang mengandung kalamin, kapur barus, dan anestesi topikal untuk meredakan nyeri dan gatal akibat gigitan tomcat.

5. Antibiotik?

Pada kondisi tertentu, dokter mungkin perlu meresepkan antibiotik sebagai cara mengobati gigitan tomcat. Tentunya, penggunaan antibiotik harus disesuaikan dengan resep dokter untuk mendapatkan dosis yang pas. Jangan beli sendiri ya!

Jadi guys, jika sudah tergigit tomcat, sebaiknya segera diobati dengan cepat untuk menghindari penyakit kulit seperti dermatitis akut akibat racun tomcat. Jangan lupa untuk membersihkan lingkungan di sekitar rumah. Hal ini karena tomcat menyukai tempat lembap dan lingkungan yang kotor.



Simak Video "Penjelasan Kemenkes soal Kriteria Suspek-Konfirmasi Cacar Monyet"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)