Anak Kedua Raffi Ahmad Disunat Saat Bayi, Dokter Jelaskan Manfaatnya

ADVERTISEMENT

Anak Kedua Raffi Ahmad Disunat Saat Bayi, Dokter Jelaskan Manfaatnya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Rabu, 05 Jan 2022 11:31 WIB
Anak kedua Raffi Ahmad dan Nagita Slavina
Anak kedua Raffi Ahmad-Nagita Slavina disunat. (Foto: YouTube/Rans Entertainment)
Jakarta -

Rayyanza Malik Ahmad, anak kedua pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, disunat. Prosedur sunat ini dilakukan saat Rayyanza berumur kurang dari satu tahun.

"Selamat punya bentuk baru ya Rayyanza Malik Ahmad #rayyanzasunat," tulis Raffi di akun Instagram pribadinya seperti yang dilihat detikcom, Rabu (5/1/2022).

Sunat memang paling banyak dilakukan pada masa sekolah. Biasanya orang tua membawa anak disunat saat berusia 6-10 tahun.

Namun tidak sedikit juga yang memilih usia lebih muda atau lebih tua dari itu. Dokter spesialis bedah dari RS Permata Keluarga Husada Grup dr Retno Putri Arini, SpB, mengatakan ada beberapa manfaat sunat saat bayi, bahkan menyebut usia di bawah satu tahun adalah waktu yang paling baik anak disunat.

"Selain dari segi medis, penentuan kapan seseorang sebaiknya disunat juga melibatkan pertimbangan kesediaan seseorang yang disunat. Saat bayi, ia belum memiliki kehendak dan kemampuan untuk menentukan apakah ia ingin atau tidak ingin untuk disunat, sementara setelah ia lebih tua, pada usia SD atau yang lebih tua, ia sudah dapat menentukan apakah ia ingin disunat atau tidak," jelasnya dalam keterangan tertulis yang dilihat detikcom, Rabu (5/1/2022).

Manfaat sunat saat bayi

  • Sunat mengurangi risiko infeksi saluran kemih yang banyak terjadi pada anak, terutama anak yang belum disunat. Semakin dini sunat dilakukan, risiko infeksi saluran kemih akan berkurang.
  • Semakin dini untuk mengurangi risiko penyakit kulit pada penis, seperti infeksi pada penis, yang lebih banyak terjadi pada laki-laki yang belum disunat.
  • Fimosis (kondisi di mana kulit kepala penis tidak bisa ditarik) sering terjadi pada anak usia 3 tahun, menyebabkan penis nyeri dan bengkak. Jika sunat sudah dilakukan sebelum usia 3 tahun, maka fimosis akan dapat dicegah.
  • Sunat pada masa bayi memiliki lebih sedikit komplikasi (jika dilakukan dengan dokter yang berpengalaman) dan lebih sedikit biaya perawatan.


Simak Video "Duduk Perkara hingga Es Teh Indonesia Somasi Pelanggan"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT