Kamis, 06 Jan 2022 06:07 WIB

DKI Catat 900 Lebih Kasus Aktif COVID-19, Didominasi Pelaku Perjalanan LN

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Pandemi COVID-19 DKI Jakarta makin hari makin terkendali. Salah satu indikatornya persentase kasus positif COVID-19 sudah berada di angka 0,9 persen. COVID-19 di DKI Jakarta (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Kasus COVID-19 di DKI Jakarta mengalami peningkatan. Dari 955 kasus aktif yang tercatat para Rabu (5/1/2022), 706 di antaranya adalah pelaku perjalanan luar negeri.

"Varian Omicron juga meningkat di Jakarta, yakni dari 251 orang yang terinfeksi, 95 persennya atau 239 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 12 lainnya adalah transmisi lokal," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti, dalam sebuah siaran pers.

Menurut data Dinkes, kasus positif baru pada hari tersebut bertambah 259 orang, 211 di antaranya adalah pelaku perjalanan luar negeri. Para pelaku perjalanan yang terkonfirmasi positif menjalani perawatan di RSDC Wisma Atlet, RSPI Soelianti Saroso, dan beberapa RS lain.

Dalam sepekan terakhir, Dinkes DKI melakukan tes PCR (polymerase chain reaction) pada 80.492 orang. Angka tersebut disebut 8 kali lebih tinggi dari standar organisasi kesehatan dunia WHO.

Selain itu, keterisian tempat tidur RS yang menangani COVID-19 juga mengalami peningkatan. Dari 3.879 tempat tidur isolasi, terisi sebanyak 7 persen atau 276 pasien isolasi. Sedangkan dari 647 tempat tidur ICU, terisi sebanyak 5 persen atau 31 pasien ICU.

"Seiring dengan bertambahnya jumlah pelaku perjalanan luar negeri, persentase keterisian karantina di beberapa tempat karantina terpusat kini mencapai rata-rata 82 persen dari total kapasitas yang ada," tulis Dinkes DKI.



Simak Video "Faktor yang Memengaruhi Keparahan Pasien Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)