Sudah Ada 89 Transmisi Lokal di DKI, Kenali Gejala Varian Omicron

ADVERTISEMENT

Sudah Ada 89 Transmisi Lokal di DKI, Kenali Gejala Varian Omicron

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Rabu, 12 Jan 2022 05:00 WIB
Omicron Corona Virus Variant
Gejala Varian Omicron (Foto: Getty Images/iStockphoto/MCCAIG)
Jakarta -

Persebaran varian Omicron semakin meluas dan mulai menggeser dominasi varian Delta. Banyak orang yang terinfeksi virus Corona varian Omicron tetapi tidak merasakan gejalanya atau hanya merasakan gejala ringan.

Di Indonesia sendiri, sudah mencatat 414 kasus Omicron yang mayoritas dibawa oleh pelaku perjalanan luar negeri. Disebutkan ada dua orang yang membutuhkan perawatan oksigen.

"Dari 414 yang dirawat, 114 orang atau 26 persen sudah sembuh termasuk yang dua orang tadi yang membutuhkan perawatan oksigen," kata Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers perkembangan PPKM, Senin (10/1/2022).

Sedangkan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi mengkonfirmasi, hingga saat ini total penularan lokal Omicron di Indonesia mencapai 50 kasus.

"Sekarang transmisi lokal total sudah 50 ya, kemarin kan 31. Dan ini dari Jakarta, Surabaya, Bandung," beber dr Nadia kepada detikcom Senin (10/1/2022).

Selain ketiga wilayah tersebut, ada daerah lain yang berpotensi menjadi sumber penularan varian Omicron yakni Medan dan Bali.

Berbeda dengan data Kementerian Kesehatan, DKI Jakarta hingga saat ini telah mencatatkan 89 kasus transmisi lokal varian Omicron. Total hingga saat ini ada 498 kasus varian Omicron yang tercatat di Ibukota.

Lantas bagaimana gejala saat seseorang mulai terinfeksi varian Omicron?

Gejala varian Omicron

Gejala varian Omicron sendiri diketahui sangat mirip dengan flu biasa. Menurut laporan terakhir dari Kementerian Kesehatan RI, mayoritas pasien COVID-19 varian Omicron hanya mengalami gejala batuk dan pilek.

"Mayoritas (penularan) masih didominasi pelaku perjalanan luar negeri. Dari hasil pemantauan, sebagian besar kondisinya ringan dan tanpa gejala. Gejala paling banyak adalah batuk (49 persen) dan pilek (27 persen)," kata dr Nadia, dikutip dari laman resmi Kemenkes, Sabtu (8/1/2022).

Namun berdasarkan hasil laporan aplikasi ZOE COVID Study dan National Health Service (NHS) Inggris, berikut gejala Omicron:

  • Sakit kepala
  • Pilek
  • Kelelahan (baik ringan atau berat)
  • Bersin
  • Sakit tenggorokkan
  • Demam
  • Kehilangan indra penciuman
  • Batuk terus-menerus
  • Hidung tersumbat atau berair
  • Nyeri otot
  • Bersin
  • Kehilangan nafsu makan
  • Kabut otak
  • Keringat pada malam hari

Simak Video 'Kasus Omicron Indonesia: 414 Positif, 979 Probable':

[Gambas:Video 20detik]



(any/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT