Jumat, 14 Jan 2022 17:50 WIB

Terasa Pusing Setelah Gempa? Dokter Bagikan Tips Mengatasinya

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Gempa Terasa di Jakarta, Pegawai PUPR Berhamburan Keluar Gedung (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta -

Sejumlah wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi merasakan guncangan akibat gempa Magnitudo 6,7 yang berpusat di Banten, Jumat (14/1/2022). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa M 6,7 itu berpusat di Sumur, Banten.

"Mag:6.7, 14-Jan-22 16:05:41 WIB, Lok:7.01 LS,105.26 BT (52 km BaratDaya SUMUR-BANTEN), Kedlmn:10 Km, tdk berpotensi tsunami," kicau akun BMKG.

Tak jarang pusing dan mual muncul hingga beberapa saat setelah gempa bumi. Kondisi tersebut biasa dikenal istilah earthquake sickness yang biasa dirasakan oleh para korban gempa saat gempa sudah selesai.

"Kondisi ini mirip dengan mabuk perjalanan," kata dr Hideaki Sakata dari Mejiro University Clinic, dikutip dari AFP, Jumat (14/1/2022).

Menanggapi fenomena gempa bumi yang terjadi pada hari ini, praktisi kesehatan dari Siloam Hospital Karawaci, dr Vito A Damay SpJP(K), M.Kes, menjelaskan penyebab seseorang bisa merasakan pusing setelah gempa bumi.

"Ketika gempa, kita mengalami perubahan postural posisi tubuh dan pandangan mata kita, ini berhubungan juga dengan fungsi vestibular/keseimbangan tubuh kita," terang dr Vito saat dihubungi detikcom, Jumat (14/1/2022).

Lebih lanjut dr Vito menerangkan, ketika ada gempa bumi yang berhubungan dengan goncangan, tubuh akan mengira ada masalah gangguan keseimbangan.

"Keseimbangan kita diatur oleh bagian telinga tengah, juga dengan saraf di mata dan di kaki. Jadi ketika goncang maka tubuh akan berusaha menyesuaikan dan itu butuh waktu," tambah dr Vito.

Bagaimana mengatasinya? Simak di halaman berikut.

Saksikan Video 'Gempa Terasa di Jakarta, Warganet Panik':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2