ADVERTISEMENT

Sabtu, 15 Jan 2022 10:35 WIB

Viral Video Ada Belatung di Vagina, Kok Bisa? dr Boyke Angkat Bicara

Firdaus Anwar - detikHealth
GAOCHUN COUNTY, CHINA - OCTOBER 25: (CHINA OUT) A  housefly larvae is reared at a housefly farm on October 25, 2007 in Gaochun County of Jiangsu Province, China. The housefly (Musca domestica) may also be a source of elements essential for developing medicines to treat a number of human diseases, including cancer, and protein and vitamin-rich fly larvae may become one of the main sources of protein for humans. The farm sells the insects onto medical companies. (Photo by China Photos/Getty Images) Foto ilustrasi: Getty Images
Jakarta -

Beredar video belatung di Tiktok dan Twitter yang membuat heboh netizen. Pasalnya hewan tersebut tampak ditemukan hidup bergerombol di dalam vagina.

Video berdurasi 45 detik yang beredar awalnya menunjukkan penis melakukan penetrasi pada vagina. Hanya saja saat penis keluar dari vagina, tampak ada hewan seperti belatung yang menempel pada batang penis.

"Yang masih jadi pertanyaan gw tentang belatung. Itu penyakit atau disengaja sih?" komentar satu pengguna TikTok.

Menanggapi video yang viral, pakar seks dr Boyke Dian Nugraga, SpOG, MARS, mengatakan hampir mustahil bisa ada belatung hidup di dalam vagina. Alasannya belatung adalah hewan yang hidup dengan mengonsumsi jaringan mati atau bangkai.

"Belatung itu enggak mungkin kecuali pada orang yang mati. Itu akal-akalan saja untuk shock factor," komentar dr Boyke pada detikcom, Sabtu (15/1/2022).

"Orang pasti ada satu saja itu sudah kesakitan. Belatung itu hanya hidup pada jaringan yang mati atau kanker parah," lanjutnya.

Menurut dr Boyke, penyakit menular seksual pun tidak sampai membuat bisa ada banyak belatung hidup pada organ intim.

"Kencing nanah ataupun sifilis tidak seperti itu. Tidak ada belatungnya kelihatan," pungkas dr Boyke.

tonton juga: Kisah Pedagang Asongan Difabel, Berkilau di Lintasan Renang

[Gambas:Video 20detik]





(fds/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Adu Perspektif
×
Manuver Dewan Kolonel, Hingga Dendam Lama
Manuver Dewan Kolonel, Hingga Dendam Lama Selengkapnya