Minggu, 16 Jan 2022 08:00 WIB

Mengenal Paru-Paru: Fungsi, Penyakit dan Cara Mencegahnya

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Doctor shows results to old patient x-ray of the lungs, smoking cigarettes problem Mengenal fungsi dan penyakit paru-paru (Foto: iStock)
Jakarta -

Paru-paru merupakan organ yang bertugas mengolah udara masuk dan memisahkan oksigen dengan karbon dioksida dari darah.

Organ ini terdiri dari dua pasang yang terletak di kedua sisi dada (thorax) dan dilapisi kantung membran tipis yang disebut pleura.

Setiap paru-paru dipisahkan oleh area yang disebut dengan mediastinum. Area ini berisi jantung, pembuluh darah besar, trakea, kerongkongan, dan kelenjar getah bening.

Selain itu, paru-paru juga dikelilingi oleh dinding dada yang terdiri dari tulang rusuk dan otot-otot antar tulang rusuk. Penasaran dengan fungsi, penyakit, dan cara mencegahnya? Simak penjelasannya berikut ini.

Fungsi Paru-Paru

Dikutip dari berbagai sumber, berikut fungsi paru-paru yang telah detikcom rangkum:

1. Menukar Gas Oksigen dan Karbon dioksida

Dikutip dari European Environment Agency, fungsi utama paru-paru adalah memproses pertukaran gas yang disebut respirasi (atau bernapas).

Pertukaran gas ini terjadi antara oksigen yang dihirup dengan gas karbon dioksida dari dalam tubuh untuk dikeluarkan.

Jika seseorang memiliki paru-paru bermasalah, kemampuan paru-paru untuk memproses pertukaran gas juga bisa ikut bermasalah loh.

2. Menyeimbangkan pH

Terlalu banyak karbon dioksida di dalam darah dapat menyebabkan tubuh menjadi asam. Jika terdapat peningkatan asam di dalam tubuh, paru-paru akan meningkatkan laju ventilasi untuk mengeluarkan lebih banyak gas dan membantu menyeimbangkan pH.

3. Melindungi Tubuh

Fungsi paru-paru selanjutnya bisa membantu melindungi tubuh dari zat berbahaya. Bahkan, organ ini juga dapat menggunakan clearance mukosiliar yang berguna untuk membersihkan dan mengangkut partikel-partikel asing yang terperangkap pada palut lender ke arah nasofaring.

4. Berbicara

Tanpa aliran udara yang dihasilkan oleh paru-paru, seseorang tidak akan bisa untuk berbicara,

Penyakit Paru-Paru

Dikutip dari Medical News Today, penyakit paru-paru biasanya mempengaruhi bagian dari seluruh sistem pernapasan, mulai dari saluran pernapasan bagian atas, bronkus dan bagian alveoli. Berikut penyakit paru-paru yang perlu diwaspadai:

1. Penyakit Radang Paru-Paru

  • Asma
  • Fibrosis kistik
  • Sindrom kesulitan
  • Gangguan pernapasan akut (ARDS)
  • Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), termasuk emfisema dan bronkitis kronis

Penyebabnya:

  • Penyakit paru obstruktif kronik biasanya disebabkan oleh merokok
  • Asma disebabkan oleh produksi lendir yang berlebih
  • Polusi udara
  • Alergen
  • Infeksi bakteri
  • Beberapa makanan
  • Stres

2. Penyakit Paru Restriktif

Penyakit ini dapat membatasi jalur pernapasan, sehingga udara yang dihirup oleh pengidapnya menjadi berkurang dan membuat pernapasan menjadi lebih sulit.

Penyebabnya:

  • Paru-paru menjadi kaku
  • Saluran udara penuh dengan dahak
  • Dinding dada atau otot pernapasan yang bermasalah
  • Kelengkungan tulang belakang
  • Kegemukan

3. Infeksi Saluran Pernapasan

Infeksi saluran pernapasan dapat terjadi di setiap bagian saluran pernapasan, yaitu saluran pernapasan atas dan bawah. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh virus, bakteri, dan jamur. Berikut penyakit paru-paru akibat infeksi:

  • Infeksi saluran pernapasan atas (URTI): Flu, laringitis, faringitis, dan tonsilitis.
  • Infeksi saluran pernapasan bawah (LRTI): pneumonia, abses paru-paru, dan penyebaran infeksi ke rongga pleura

4. Kanker Paru-Paru

Kanker paru-paru merupakan salah satu kanker yang banyak dialami oleh masyarakat Indonesia. Kanker ini terjadi ketika sel-sel ganas tumbuh dan terbentuk secara tidak terkendali di dalam paru-paru.

Menurut World Health Organization (WHO), kanker paru-paru merupakan penyebab kematian utama dalam kelompok kanker, baik pada pria maupun wanita.

Berdasarkan data Global Cancer Observatory 2020, kanker paru-paru di Indonesia mencapai 8,8% atau sebanyak 34.783 kasus baru.

Penyebabnya:

  • Rokok
  • Genetik
  • Terapi radiasi sebelumnya
  • Paparan gas radon
  • Paparan asbes dan karsinogen
  • Kanker yang menyebar ke bagian tubuh lain

5. Penyakit Rongga Pleura

Efusi pleura adalah penumpukan cairan di rongga pleura, yaitu rongga di antara lapisan pleura yang membungkus paru-paru dengan lapisan pleura dan menempel pada dinding dalam rongga dada.

Kondisi ini biasanya merupakan komplikasi dari penyakit lain, seperti kanker, gagal jantung kongestif, atau sirosis hati.

6. Penyakit Pembuluh Darah Paru

Penyakit ini dapat mempengaruhi pembuluh yang membawa darah melalui paru-paru. Kondisi ini juga mencakup:

  • Emboli arteri pulmonalis: Penyumbatan pada pembuluh darah di paru-paru. Biasanya disebabkan oleh gumpalan darah beku yang terbentuk di bagian tubuh lain.
  • Hipertensi arteri pulmonal: Peningkatan tekanan darah yang menumpuk di arteri pulmonalis
  • Edema paru: Kondisi yang ditandai dengan gejala sulit bernapas akibat penumpukan cairan di dalam kantong paru-paru (alveoli)

Cara Mencegahnya:

Penyakit paru-paru bisa dihindari dan dicegah dari sejumlah cara berikut ini. Dikutip dari Medical News Today, ini informasinya:

1. Jangan Merokok

Merokok dapat menyebabkan kanker paru-paru, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), bronkitis kronis, dan emfisema. Bahkan, bisa menyebabkan penyempitan saluran udara, radang paru-paru, dan kerusakan jaringan loh. Hati-hati ya.

2. Mencegah Infeksi

Mencegah penyebaran infeksi saluran pernapasan bisa dengan cara mencuci tangan, menghindari keramaian di musim flu, dan melakukan vaksinasi influenza dan pneumonia.

3. Olahraga setiap hari

Lakukanlah olahraga seperti senam aerobik untuk meningkatkan kualitas paru-paru.

4. Menghindari paparan polutan

Bahan kimia seperti gas radon yang berasal dari taman atau rumah dapat merusak paru-paru loh. Berdasarkan data, gas radon dapat menyebabkan 21 ribu orang mengalami kematian akibat kanker paru-paru dalam setahun di Amerika Serikat.



Simak Video "Perbandingan Paru-paru Pasien COVID-19 yang Divaksin dan Belum"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)