Senin, 17 Jan 2022 15:23 WIB

Menkes Bakal Gratiskan Deteksi Dini Penyakit Kronis, dari Stroke hingga Kanker

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Menkes Budi Gunadi Sadikin Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyebut akan menggencarkan program pencegahan bagi penyakit-penyakit berat yang menimbulkan beban pembiayaan besar. Program pencegahan ini termasuk deteksi dini penyakit kronis yang biayanya akan ditanggung BPJS Kesehatan.

"JKN yang tadinya sifatnya kuratif kita akan masukkan program yang sifatnya preventif. Sehingga skrining untuk stroke, serangan jantung, dan hipertensi yang dilakukan di laboratorium akan kita masukkan ke JKN," sebut Menkes dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI, Senin (17/1/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Menkes memaparkan beberapa penyakit penyebab kematian tertinggi di Indonesia selama 10 tahun terakhir yakni stroke, penyakit jantung, dan diabetes.

"Kita ingin mendorong deteksi dini sehingga kita bisa mengidentifikasi lebih dini dan ditangani lebih dini, biayanya jauh lebih murah," beber Menkes.

Deteksi dini yang masuk dalam paket manfaat JKN antara lain:

  • Hipertiroid kongenital
  • Thalasemia
  • Anemia dan kanker anak
  • Hepatitis

Penyakit kardiovaskular seperti:

  • Stroke
  • Serangan jantung
  • Hipertensi
  • Diabetes

Penyakit paru seperti:

  • Penyakit paru non infeksi
  • Tuberkulosis
  • Kanker paru

Penyakit kanker:

  • Kanker payudara
  • Kanker serviks
  • Kanker usus

Tonton juga video 'Ragam Mitos Soal Stroke':

[Gambas:Video 20detik]



(kna/naf)