Rabu, 19 Jan 2022 06:00 WIB

Kemenkes Sebut Gejala Omicron Mirip Pilek Begini Membedakannya

Vidya Pinandhita - detikHealth
SDN Jati 01 Pagi, Pulo Gadung, Jakarta Timur, gelar swab PCR massal yang diikuti para guru. Hal itu dilakukan guna cegah penyebaran Corona di lingkungan sekolah Gejala varian Omicron (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Indonesia kini mencatat total 840 kasus COVID-19 varian Omicron. Kementerian Kesehatan memaparkan, mayoritas pasien Omicron di RI tidak bergejala sama sekali atau bergejala ringan berupa batuk dan pilek. Namun gejala ringan sekedar batuk-pilek tak sepenuhnya pertanda baik, kenapa?

Justru lantaran gejala infeksi varian Omicron berupa batuk dan pilek amat mirip dengan pilek biasa, juru bicara vaksinasi COVID-19 Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi mengingatkan, terdapat kemungkinan pasien Omicron tak sadar dirinya tengah terinfeksi virus Corona.

Menurut dr Nadia, 98 persen pasien COVID-19 varian Omicron memang bergejala ringan atau tidak bergejala sama sekali. Akan tetapi, ia menyorot kecepatan penularan varian Omicron yang jauh lebih tinggi dibanding varian Corona lainnya.

"Kalau dari data kita melihat bahwa Omicron ini kan tadi 98 persen tidak bergejala atau gejalanya sangat ringan dan risiko perawatan yang masuk rumah sakit itu hanya 25 persen kasus. Jadi yang masuk rumah sakit itu sangat sedikit, lebih banyak yang tidak bergejala atau gejala sangat ringan," terang dr Nadia dalam webinar Vaksin Booster Hindari Gelombang Ketiga, Selasa (18/1/2022).

"Tapi kalau Omicron ini sangat cepat menular, tiga kali lebih cepat menular. Kita lihat penambahan kasus positif sangat cepat per harinya," lanjutnya.

Dikutip dari The Detroit News, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) melaporkan sederet gejala yang paling banyak dilaporkan pasien COVID-19 varian Omicron:

  • Batuk
  • Kelelahan
  • Penyumbatan
  • Pilek

CDC menegaskan, COVID-19 dan flu biasa sama-sama penyakit pernapasan menular. Akan tetapi, COVID-19 menular lebih mudah dibandingkan flu dan menyebabkan gejala lebih berat pada beberapa orang.

Sedikit berbeda dengan infeksi Omicron, gejala flu meliputi:

  • Demam atau merasa demam atau menggigil
  • Batuk
  • Sakit tenggorokan
  • Hidung berair atau tersumbat
  • Nyeri otot atau tubuh
  • Sakit kepala
  • Kelelahan

Mengingat gejala COVID-19 varian Omicron sangat mirip dengan batuk-pilek biasa, dr Nadia mengimbau masyarakat untuk tidak takut menjalani tes COVID-19. Pasalnya, hanya dengan testing masyarakat bisa mengetahui dirinya terinfeksi virus Corona atau tidak.

"Kita nggak pernah tahu apakah dia positif atau nggak. Kedua, kita nggak pernah tahu kita ini sebenarnya batuk-pilek itu apakah karena COVID atau tidak? Bahkan bisa jadi kita juga terkena Omicron. Jadi jangan pernah takut 'di-covid-kan," jelasnya.



Simak Video "WHO Minta Dunia Waspada Penyebaran Omicron yang Cepat"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)