Rabu, 19 Jan 2022 07:00 WIB

Pro-Kontra

Jokowi Sarankan WFH untuk Tangkal Omicron, Setuju Nggak?

Ayunda Septiani - detikHealth
Jakarta -

Baru-baru ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap kenaikan kasus COVID-19 akibat varian Omicron. Hingga saat ini, Indonesia mencatat sudah ada 840 kasus dengan 174 di antaranya merupakan transmisi lokal.

Imbas kenaikan kasus tersebut, Jokowi meminta masyarakat untuk bekerja dari rumah, serta membatasi WFO jika memungkinkan. Tak lain, untuk membatasi tatap muka dan menekan risiko penyebaran varian Omicron.

Sejalan dengan imbauan Jokowi, ternyata tak sedikit lho masyarakat yang setuju dengan adanya WFH (work from home) untuk mencegah penularan virus Corona. Memaksakan diri ke kantor untuk pekerjaan yang bisa dilakukan di rumah, dinilai meningkatkan risiko penularan.

Misalnya Vidi (24) wanita asal Jakarta mengaku setuju dengan anjuran untuk WFH (Work From Home). Ia menuturkan, pekerjaan yang dilakoninya saat ini sangat menungkinkan untuk dilakukan di rumah, dan dapat juga untuk meminimalisir tertular varian Omicron.

"Jadi kalau bisa dari rumah, lebih minim tatap muka dan hopefully lebih minim risiko kena Corona, kenapa nggak?" jelas Vidi, kepada detikcom, Selasa (18/1/2022).

"Lagi pula batasi tatap muka di kantor bukan cuma buat lindungin diri sendiri sih, tapi buat orang-orang lain di kantor dan keluarga di rumah... Mana tahu ternyata aku yang bawa omicron dan bikin orang ketularan," tambahnya.

Hal serupa juga disampaikan Grace (25), karyawan swasta asal Jakarta yang setuju dengan adanya WFH. Sebab, masyarakat saat ini sudah banyak abai dengan protokol kesehatan.

"Setuju, sebenernya masih rada takut buat ke kantor. Karena makin ke sini makin banyak orang nggak taat protokol kesehatan dan di mana-mana semakin ramai orang," ungkap Grace.

Tentu tidak semua sependapat. Berbeda dengan Vidi dan Grace, Rahma, karyawan swasta di Jakarta, ternyata tidak setuju dengan anjuran WFH. Menurutnya, WFH malah membuatnya susah fokus bekerja.

"Nggak setuju, di rumah bisa boros banget jajan mulu karena pesan makanan online. Jadi jarang gerak bikin gue gedut," ungkap Rahma.

"Dikit-dikit bosen, pesen makan, laper dikit, pesen makan, kalo di kantor kan bisa ngobrol," tambahnya.

Jadi, mending WFO atau WFH nih? Share di komentar ya!

(ayd/up)