Rabu, 19 Jan 2022 08:57 WIB

Sebaran Varian Baru Corona di RI, Omicron DKI Naik 5 Kali Lipat dalam 2 Pekan

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Kasus COVID-19 di beberapa wilayah di Indonesia, khususnya DKI, mengalami penurunan. Namun bukan berarti virus Corona sudah hilang karena kita masih berperang melawan COVID-19. Sebaran varian baru Corona di Indonesia. (Foto: dok detikcom)
Jakarta -

Omicron di Indonesia sudah mencapai 840 kasus, 174 di antaranya adalah transmisi lokal berdasarkan catatan Kemenkes RI per (17/1). Menurut data Balitbangkes Kemenkes RI hingga 16 Januari 2021, varian Omicron paling banyak ditemukan di DKI Jakarta hingga Banten.

Belum ada catatan kasus Omicron menyebar di luar Jawa Bali. Temuan Omicron yang semakin meningkat membuat work from home (WFH) kembali disarankan.

Disampaikan langsung Presiden Joko Widodo, bagi mereka yang bisa menjalani WFH, sebaiknya memilih WFH. "Untuk mereka yang bisa bekerja dari rumah, WFH, lakukanlah kerja dari rumah," sebut Jokowi, Selasa (18/1/2022).

Peningkatan Omicron paling signifikan terlihat di DKI Jakarta. Jika dibandingkan dengan laporan Balitbangkes per 3 Januari, DKI Jakarta masih mencatat total 87 kasus Omicron kala itu. Sementara per 16 Januari, jumlahnya sudah mencapai 467 kasus. Artinya, ada kenaikan hingga 5 kali lipat dalam dua pekan terakhir.

Meski begitu, kasus baru Omicron DKI Jakarta juga banyak dilaporkan pada pelaku perjalanan luar negeri (PPLN). Sementara level PPKM DKI Jakarta dan Bodetabek masih berstatus level 2. Aturan masuk mal hingga kantor non esensial kapasitasnya wajib dibatasi, hanya 50 persen.

Berikut daftar sebaran varian baru Corona di Indonesia menurut catatan Balitbangkes per 16 Januari.

Varian Delta: 7.571 kasus

  • Aceh: 54 kasus
  • Sumatera Utara: 186 kasus
  • Sumatera Barat: 75 kasus
  • Bengkulu: 28 kasus
  • Sumatera Selatan: 60 kasus
  • Jambi: 197 kasus
  • Kepulauan Riau: 187 kasus
  • Kepulauan Bangka Belitung: 83 kasus
  • Riau: 156 kasus
  • Lampung: 6 kasus
  • Banten: 72 kasus
  • Jawa Barat: 1.167 kasus
  • DKI Jakarta: 2.043 kasus
  • DIY: 92 kasus
  • Jawa Timur: 155 kasus
  • Jawa Tengah: 413 kasus
  • Bali: 399 kasus
  • Nusa Tenggara Barat: 68 kasus
  • Nusa Tenggara Timur: 103 kasus
  • Kalimantan Tengah: 31 kasus
  • Kalimantan Barat: 295 kasus
  • Kalimantan Timur: 717 kasus
  • Kalimantan Utara: 76 kasus
  • Kalimantan Selatan: 159 kasus
  • Sulawesi Selatan: 196 kasus
  • Sulawesi Utara: 218 kasus
  • Sulawesi Tengah: 72 kasus
  • Sulawesi Tenggara: 20 kasus
  • Sulawesi Barat: 40 kasus
  • Gorontalo: 30 kasus
  • Maluku: 48 kasus
  • Maluku Utara: 48 kasus
  • Papua: 53 kasus
  • Papua Barat: 24 kasus

Varian Beta: 22 Kasus

  • DKI Jakarta: 12 kasus
  • Jawa Barat: 3 kasus
  • Jawa Timur: 6 kasus
  • Bali: 1 kasus

Varian Alpha: 81 kasus

  • Sumatera Utara: 2 kasus
  • Riau: 1 kasus
  • Sumatera Selatan: 1 kasus
  • Lampung: 1 kasus
  • Kepulauan Riau: 10 kasus
  • DKI Jakarta: 38 kasus
  • Jawa Barat: 20 kasus
  • Jawa Timur: 4 kasus
  • Jawa Tengah: 1 kasus
  • Kalimantan Selatan: 1 kasus
  • Bali: 1 kasus

Varian Omicron: 660 kasus

  • DKI Jakarta: 467 kasus
  • Banten: 110 kasus
  • Jawa Barat: 75 kasus
  • Jawa Timur: 8 kasus

Simak Video 'Poin-poin Penting yang Disoroti Jokowi soal Melonjaknya Kasus Omicron':

[Gambas:Video 20detik]



(naf/up)