Kamis, 20 Jan 2022 13:02 WIB

Emak-emak Borong Minyak Goreng Tak Termasuk FOMO, Trus Apa Dong?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Warga Tangerang Selatan mengantre panjang demi mendapatkan minyak goreng dengan harga murah. Lewat operasi pasar, minyak goreng dijual Rp 14 ribu per liter. Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Harga minyak goreng yang mendadak turun membuat pasukan emak-emak rela ngantri untuk membeli, mengakibatkan rak-rak minyak goreng di supermarket kosong.

Meski pemerintah telah memastikan akan mengontrol harga dan menjamin stoknya, hal tersebut tidak menghentikan para emak-emak borong minyak goreng. Hmm.. kena FOMO?

"Bukan, kalau FOMO (fear of missing out) itu lebih ke tren tertentu sih. Misal makanan baru, orang yang FOMO biasanya nggak mau kelewatan mau mencoba," kata psikolog klinis dan co-founder Ohana Space Veronica Adesla saat dihubungi detikcom, Kamis (20/1/2022).

Dihubungi terpisah, psikolog klinis Nuzulia Rahma Tristinarum mengatakan masyarakat yang borong minyak goreng adalah bagian dari perilaku konsumen. Seperti misalnya saat ada barang diskon maka akan lebih menarik untuk dibeli.

Panic buying sendiri didasari rasa takut atau cemas karena suatu kondisi tertentu. Misalnya saat krisis yang menyebabkan barang kebutuhan menjadi langka akan membuat sebagian orang membeli barang tersebut.

"Kalap bisa terjadi tidak hanya saat takut atau cemas saja, tapi bisa terjadi saat kondisi berlebih. Misalnya saat memiliki kelebihan uang, memiliki banyak kemudahan, dan sebagainya," bebernya.

Buat para emak-emak, Rahma memberikan beberapa tips agar tidak panik dalam membeli:

  • Lakukan manajemen napas ketika ada berita tertentu mengenai suatu barang. Jangan langsung bereaksi membeli.
  • Beri waktu diri sendiri untuk berpikir dan mempertimbangkan apakah barang tersebut perlu dibeli atau tidak. Jika perlu dibeli, maka pertimbangkan berapa sebenarnya kebutuhannya.
  • Kalaupun perlu beli lebih, maka berapa lebihnya juga perlu dipertimbangkan, bukan asal beli karena panik.
  • Besarkan rasa empati untuk tidak menimbun barang.

Simak juga 'Duh! Harga Minyak Goreng di Pasar Purwakarta Masih Tinggi':

[Gambas:Video 20detik]





Simak Video "Penampakan Penduduk Beijing yang Panic Buying"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)