Kamis, 20 Jan 2022 14:01 WIB

Moderna dan Pfizer Bakal Bikin Vaksin COVID-Flu Sekali Suntik, Siap Tahun Depan

Vidya Pinandhita - detikHealth
Covid-19: Vaksin Moderna tampak mampu melawan varian baru virus corona, kata ilmuwan Ilustrasi Moderna dan Pfizer merencanakan pembuatan vaksin COVID-19 dan flu. Foto: BBC Magazine
Jakarta -

Vaksinasi COVID-19 booster kini sudah berlangsung di sejumlah negara termasuk Indonesia, tak lain untuk mengatasi merebaknya varian Omicron. Seiring itu, produsen vaksin COVID-19 Moderna kini merencanakan pembuatan vaksin COVID-19 sekaligus vaksin flu dalam satu suntikan.

Hal tersebut disampaikan oleh CEO Moderna St├ęphane Bancel dalam Forum Ekonomi Dunia (WEF), Senin (17/1/2022). Ia mengaku, perusahaannya berencana menawarkan suntikan booster tahunan yang bisa melawan COVID-19 sekaligus penyakit pernapasan lainnya seperti flu dan virus pernapasan (RSV).

"Tujuan kami adalah memberikan satu (single) booster tahunan sehingga kita tidak lagi menemukan masalah orang tidak ingin disuntik dua hingga tiga kali di musim dingin. Tetapi, mereka cukup mendapatkan satu dosis booster (sekaligus) untuk Corona, serta flu dan RSV," ujarnya, dikutip dari Euro News, Kamis (20/1/).

Menurutnya, kemungkinan terbaik, booster COVID-flu-RSV tersebut bakal tersedia di musim gugur 2023.

Perusahaan vaksin COVID-19 lainnya, Pfizer, menyampaikan rencana serupa terkait pembuatan vaksin COVID-flu-RSV.

CEO Pfizer, Albert Bourla, menyebut gelombang varian Omicron saat ini bisa menjadi akhir pembatasan sosial akibat pandemi COVID-19 sebab nantinya, masyarakat akan terbiasa hidup dengan virus Corona.

"Skenario yang paling mungkin terjadi adalah virus akan terus beredar selama beberapa tahun. Ini adalah virus yang telah menyebar ke seluruh dunia dan sangat sulit untuk dihilangkan," kata Bourla.

"Tapi saya pikir dengan alat yang telah diberikan ilmu pengetahuan kepada kita, gelombang ini akan menjadi yang terakhir membawa serta pembatasan semacam ini," sambungnya.



Simak Video "CDC AS: Booster Covid-19 Bantu Lindungi dari Varian Omicron"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)