Minggu, 23 Jan 2022 21:18 WIB

Peneliti Hati dan Tokoh Hepatitis Prof Ali Sulaiman Meninggal Dunia

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Prof Ali Sulaiman saat menjelaskan permasalahan hepatitis di Klinik Hati, Cideng. Prof Ali Sulaiman menjelaskan permasalahan hepatitis di Klinik Hati, Cideng. (Foto: Uyung/detikHealth)
Jakarta -

Kabar duka dari dunia kedokteran Indonesia, tokoh hepatitis Prof dr H Ali Sulaiman, PhD, SpPD-KGEH, FACG berpulang di usia 82 tahun. Prof Ali meninggal di RS Pelni Jakarta, Minggu (23/1/2022) pukul 08.21 WIB.

Selain sebagai guru besar ilmu penyakit dalam di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof Ali Sulaiman juga dikenal sebagai pakar hepatobilier atau penyakit hati. Prof Ali dikenal sangat peduli dengan permasalahan hepatitis di Indonesia, dan pernah memimpin Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia.

"Untuk Indonesia, bicara soal hepatitis ya beliau ini yang dari dulu memperjuangkan hepatitis. Sampai saat ini kita bisa lihat bahwa wajib bagi anak-anak yang baru lahir di Indonesia harus divaksin hepatitis," kata Dekan FKUI Prof Dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, kepada wartawan.

Sebagai praktisi klinis, Prof Ali juga menjalankan Klinik Hati Prof Dr H Ali Sulaiman di kawasan Cideng, Jakarta Pusat.

Di kancah internasional, Prof Ali merupakan salah satu pendiri The Asian Pasific Assosiation for the Study of the Liver (APASL). Ia juga menjadi co-founder Coalition to Eradicate Viral Hepatitis in Asia Pacific (CEVHAP).

Prof Ali merupakan dokter lulusan Universitas Indonesia, yang mengambil spesialisasi ilmu penyakit dalam di kampus yang sama. Ia lalu mendapatkan gelar PhD di Kobe University pada 1989.



Simak Video "Dorong Usulan Revisi UU Kedokteran, Legislator PDIP: IDI Terlalu Powerful"
[Gambas:Video 20detik]
(up/kna)