7 Pertolongan Pertama pada Serangan Jantung

ADVERTISEMENT

7 Pertolongan Pertama pada Serangan Jantung

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Rabu, 26 Jan 2022 20:53 WIB
Ilustrasi serangan jantung
Pertolongan pertama pada serangan jantung (Foto: Freepik)
Jakarta -

Serangan jantung merupakan salah satu kondisi darurat yang mendesak dan harus segera mendapat bantuan medis. Semakin cepat pertolongan medis diberikan, peluang penderita untuk selamat akan semakin besar.

Dikutip dari laman Mount Sinai, serangan jantung bisa terjadi saat aliran darah yang membawa oksigen ke jantung tersumbat. Hal itu membuat otot jantung yang kekurangan oksigen bisa rusak dan mati.

Gejala Serangan Jantung

Ada beberapa tanda atau gejala dari serangan jantung yang wajib diketahui, yaitu:

  • Dada sakit atau tidak nyaman di dada. Rasanya seperti ditekan, diremas, atau nyeri
  • Rasa sakit yang muncul tidak hanya di dada, tetapi bisa sampai ke rahang, bahu, lengan, punggung, atau perut
  • Keluar keringat dingin
  • Sakit kepala
  • Mual (lebih sering pada wanita)
  • Muntah
  • Mati rasa, nyeri, atau kesemutan di lengan
  • Sesak napas
  • Merasa lemah atau lelah akut

Pertolongan Pertama pada Serangan Jantung

Jika muncul tanda atau gejala dari serangan jantung, ada beberapa pertolongan pertama pada saat serangan jantung yang perlu dilakukan, yaitu:

1. Jangan abaikan gejala serangan jantung. Segera hubungi rumah sakit terdekat untuk meminta bantuan medis. Jika memungkinkan, minta bantuan orang terdekat untuk segera mengantar penderita ke rumah sakit.

2. Bantu penderita untuk duduk, istirahat, dan coba untuk tetap tenang dan nyaman.

3. Kendurkan semua pakaian ketat yang membuat si penderita sesak.

4. Tanyakan apakah si penderita mengkonsumsi obat jantung untuk mengatasi nyeri dada. Jika iya, bantu si penderita meminumnya.

5. Jika rasa sakit tak kunjung hilang selang tiga menit usai minum obat, segera bawa penderita ke rumah sakit.

6. Apabila penderita tidak sadarkan diri, hubungi rumah sakit terdekat dan tetap memberikannya bantuan CPR (teknik kompresi dada, membuka jalur napas, dan memberikan napas buatan).

7. Jika Anda belum bisa memberikan bantuan CPR, bisa meminta instruksi dari petugas operator medis sembari menunggu bantuan dari tim medis datang.



Simak Video "Hindari Serangan Jantung Saat Bersepeda!"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT