Kamis, 27 Jan 2022 05:47 WIB

Pro-Kontra

Was-was Ortu Soal Omicron, Saat si Bocil Masih Harus Sekolah Tatap Muka

Ayunda Septiani - detikHealth
Sekolah di Jakarta menggelar tatap muka terbatas hari ini. Kapasitas ruang kelas bisa terisi 100 persen dengan durasi belajar 6 jam. Was-was para ortu soal sekolah tatap muka di tengah lonjakan Omicron (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Kasus COVID-19 di Indonesia kembali 'ngegas' dalam beberapa pekan terakhir, demikian juga Omicron kasusnya turut melonjak dan diperkirakan mencapai puncak pada Februari-Maret. Meski demikian, pemerintah memutuskan tetap melanjutkan skema Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Tak pelak, masih digelarnya PTM di tengah lonjakan Omicron para orang tua cemas tak keruan.

Seperti dialami Atika (45), seorang ibu di Jakarta yang anaknya masih harus masuk sekolah di salah satu SMA. Ia mengaku khawatir kenaikan kasus COVID-19 varian Omicron yang signifikan ini bakal membahayakan anak ketika berada di sekolah, kemudian ikut berimbas ke keluarga ketika pulang ke rumah. Sebab, sekolah sang anak masih menerapkan PTM.

"Anak sekolah terutama TK dan SD yang masih senang bermain bisa jadi lupa akan maskernya ataupun pakai dengan seadanya saja. Jika mereka sampai terkena dan membawa pulang virus ke rumah, khawatir banget jika menularkan ke orang tua yang punya komorbid. Mau salahin siapa coba?" jelas Atika, kepada detikcom, Selasa (18/1/2022).

Jika mereka sampai terkena dan membawa pulang virus ke rumah, khawatir banget jika menularkan ke orang tua yang punya komorbid. Mau salahin siapa coba?

Lebih lanjut, Atika mengatakan sudah banyak kasus COVID-19 muncul dari aktivitas sekolah tatap muka sehingga sejumlah sekolah ditutup. Seperti di sekolah tempat anaknya belajar, sudah ada 4 murid terkonfirmasi positif varian Omicron.

Saat ditemukan kasus positif, sebenarnya sekolah sempat ditutup selama satu minggu. Namun kemudian setelah itu PTM kembali dilakukan.

"Dimulai lagi PTM. Makin deg-degan setiap hari jadinya," lanjutnya.

Atika berharap nantinya pemerintah meninjau kembali peraturan PTM. Pasalnya, kini muncul sejumlah kabar bahwa puncak Omicron bakal tiba di RI Februari mendatang. Menurutnya, tidak ada salahnya kini mengerem terlebih dahulu berlangsungnya PTM sampai kasus Omicron mereda.

Sampai ada yang pengen labrak sekolah lho! Simak di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "KuTips: Jurus Menghindari Hepatitis Misterius Saat PTM"
[Gambas:Video 20detik]