Kamis, 27 Jan 2022 06:50 WIB

Dicari! Penelitian Ini Butuh Relawan yang Mau Ditulari COVID-19

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Asian Beautiful Doctor Nurse woman in uniform with stethoscope, rubber gloves, mask check syringe injection, portrait , studio lighting dark background four back light flare silhouette copy space Butuh relawan yang bersedia ditulari COVID-19 untuk riset (Foto: iStock)
Jakarta -

Para ilmuwan di Inggris tengah mencari relawan yang bersedia ditulari virus Corona. Mereka tengah melakukan penelitian pertama yang diizinkan menginfeksi partisipan dengan COVID-19.

Penelitian yang dilakukan para ilmuwan di Oxford University tersebut diluncurkan pada April 2021, 3 bulan setelah Inggris menjadi negara pertama yang menyetujui riset semacam ini.

Pada fase pertama, para ilmuwan akan berfokus untuk mengungkap berapa banyak virus yang dibutuhkan untuk memicu infeksi. Sementara itu, fase kedua akan mengukur respons imun yang dibutuhkan untuk menangkalnya.

Para ilmuwan ingin menemukan infeksi paling lemah yang mungkin terjadi sehingga setengah populasi yang terpapar akan mengalami gejala ringan COVID-19 maupun asimptomatis. Setelah itu, mereka akan memberikan paparan virus dengan dosis tersebut kepada partisipan untuk melihat level antibodi yang dibutuhkan untuk mencegah infeksi.

"Ini adalah respons imun yang perlu kita munculkan dengan vaksin baru," kata Helen McShane, profesor vaksinologi dari Oxford University yang memimpin penelitian ini, dikutip dari Reuters, Kamis (26/1/2022).



Simak Video "Komunitas Relawan di Shanghai Turun Tangan Bantu Warga yang Karantina"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)