Heboh Nakes Semarang Tak Suntikkan Isi Vaksin, Kemenkes-Dinkes Buka Suara

ADVERTISEMENT

Heboh Nakes Semarang Tak Suntikkan Isi Vaksin, Kemenkes-Dinkes Buka Suara

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Kamis, 27 Jan 2022 11:00 WIB
Program vaksinasi massal di Tangerang terus dilakukan. Vaksinasi COVID-19 kini sasar orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan individu berkebutuhan khusus (IBK).
Heboh nakes tak menyuntikkan isi vaksin COVID-19 di Semarang. (Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Viral di media sosial dan pesan broadcast video yang memperlihatkan vaksinator seperti tak menyuntikkan isi vaksin COVID-19 pada anak, di Kota Semarang. Tidak ada narasi atau keterangan lebih lanjut bersama dengan video yang beredar, kecuali penampakan seorang vaksinator dari Dinas Kesehatan Kota Semarang dan anak sekolah dasar seperti menjalani vaksinasi pada umumnya.

Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi sebelumnya mengakui belum mendapatkan informasi lebih lanjut tetapi segera ditelusuri. "Dicek dulu ya," tutur dr Nadia kepada detikcom Rabu (26/1/2022).

Menanggapi video yang beredar, Dinas Kesehatan Kota Semarang angkat bicara. Dalam keterangan resmi mereka, kejadian tersebut ditegaskan murni miskomunikasi.

"Saat petugas melakukan aspirasi (tarikan di awal suntik) terlihat ada sedikit darah sehingga petugas mencabut kembali suntikan karena berisiko masuk ke pembuluh darah," terang Dinkes terkait, dalam Instagram @dkksemarang, Rabu (26/1/2022).

"Dengan pertimbangan tersebut, petugas menunda penyuntikan vaksin pada siswa namun petugas tidak menyampaikan hal tersebut kepada orang tua maupun pihak sekolah," lanjutnya.

Laporan dugaan tidak menyuntikkan isi vaksin COVID-19 ini kemudian ditindaklanjuti dengan pendampingan kepada puskesmas dan orang tua terkait, menjelaskan kronologi yang sebenarnya terjadi.

Orang tua siswa disebut sudah menerima kesalahpahaman itu. Sementara siswa SD ini sudah dijadwalkan untuk vaksinasi ulang dan disaksikan dengan banyak pihak.

"Kami memohon maaf atas kendala dalam pelaksanaan vaksinasi dan terima kasih atas laporan, kritik, dan masukannya. Semoga hal seperti ini bisa menjadi pembelajaran bagi kami untuk lebih baik ke depannya dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat," tutur Dinkes Kota Semarang.



Simak Video "Yang Perlu Diketahui soal Booster Kedua Vaksin Covid-19 untuk Lansia"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT