Selasa, 01 Feb 2022 21:18 WIB

Bukan Husband Sticth, Ini Saran dr Boyke untuk Kencangkan Miss V

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Embroidered red heart on a white cloth close up.  Concept passion for sewing and embroidery. Horizontal composition.Top view Husband stitch punya lebih banyak risiko dibanding manfaat (Foto: Getty Images/iStockphoto/Davizro)
Jakarta -

Husband stitch atau jahitan ekstra di area perineum yang ditambahkan sehabis melahirkan dipercaya bisa bikin suami makin terpuaskan. Selain berisiko, tindakan ini konon kerap dilakukan diam-diam oleh suami dan dokter tanpa persetujuan sang istri.

Jahitan sehabis melahirkan sebenarnya lazim dilakukan, karena dalam proses persalinan dokter kerap kali harus membuat sayatan untuk membantu keluarnya kepala bayi. Tentu saja tujuannya bukan mempersempit vagina, tetapi mengembalikan kondisi seperti sebelum disayat saat melahirkan.

Nah kalau untuk 'mempersempit' vagina sehingga performa seksualnya meningkat, husband stitch atau jahitan ekstra justru kurang dianjurkan. Tidak hanya punya banyak risiko seperti infeksi dan perdarahan, tindakan ini juga nyaris tidak ada manfaatnya jika tidak disertai upaya lain seperti senam kegel.

Jadi, bagaimana cara yang lebih aman untuk mengencangkan kembali otot-otot vagina sehingga terasa 'sempit'? Ahli kandungan yang juga pakar seks dr Boyke Dian Nugraha, SPOG membagikan sarannya.

1. HIFU Vagina

"Saya merekomendasikan HIFU vagina, laser dan senam kegel," ucap dr Boyke Dian Nugraha, SpOG, saat ditemui detikcom, Senin (31/1/2022).

Dikutip dari Healthline, High Intensity Focused Ultrasound (HIFU) merupakan metode antiaging yang menggunakan gelombang ultrasonik untuk memanaskan jaringan kulit bagian dalam. Sederhananya, kerap dipakai untuk mengencangkan kembali jaringan kulit dan otot yang terdampak efek penuaan.

"HIFU vagina itu merangsang kembali kolagen vagina supaya vagina lebih sensitif, supaya lebih bagus, lebih rapat... HIFU boleh langsung (berhubungan seks), karena hanya merangsang kolagen," terang dr Boyke.

2. Laser

Alternatifnya, dr Boyke juga menyarankan laser. Hanya saja, dr Boyke mengingatkan efek laser relatif lebih berat dan tidak bisa langsung berhubungan seks.

"Harus menunggu dua minggu baru boleh melakukan hubungan seks," ucap dr Boyke.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Alasan Harus Berhenti Ikutan Fenomena FWB Menurut dr Boyke"
[Gambas:Video 20detik]