ADVERTISEMENT

Jumat, 04 Feb 2022 13:45 WIB

Hari Kanker Sedunia 2022

Mitos-Fakta Hari Kanker Sedunia: Jajanan Bermicin Bikin Kanker Nggak Sih?

Vidya Pinandhita - detikHealth
World cancer day (February 4). colorful awareness ribbons; blue, red, green, pink and yellow color on wooden background for supporting people living and illness. Healthcare and medicine concept Penjelasan dokter perihal mitos makanan bermicin bisa menyebabkan kanker. Foto: Getty Images/iStockphoto/Panuwat Dangsungnoen
Jakarta -

Hari Kanker Sedunia jatuh tepat hari ini. Salah satu yang masih menjadi tebak-tebakan sejumlah warga Indonesia, benarkah jajanan micin bisa memicu risiko kanker? Rupanya mitos belaka, begini penjelasan dokter.

Spesialis penyakit dalam konsultan hematologi-onkologi Dr dr Andhika Rachman, SpPD, KHOM, FINASIM, dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menjelaskan micin pada makanan berguna sebagai penyedap rasa. Hingga kini, tak ada penelitian yang membuktikan konsumsi micin dapat memicu kanker.

Memang berdasarkan riset, di antara ratusan orang yang mengonsumsi micin, terdapat tiga orang yang kemudian mengalami keganasan risiko kanker. Namun lantaran perbandingannya terlalu sedikit, angka tersebut tak bisa menyimpulkan adanya pengaruh kuat penyedap rasa terhadap peningkatan risiko kanker.

"Secara statistik tidak bisa dijadikan patokan karena tidak bermakna. Di antara ratusan orang yang mengkonsumsi kemudian hanya tiga orang saja yang mengalami keganasan," terang dr Andhika pada detikcom, Kamis (3/2/2022).

"(Kemungkinan micin dapat menyebabkan kanker) tidak terbukti. Tapi dia menyebabkan Chinese Food Syndrome, jadi bikin sakit kepala kemudian juga tenggorokan, berhubungan reaksi alergi," sambungnya.

Dihubungi secara terpisah, internis, konsultan hematologi dan onkologi medik dr Ronald Alexander Hukom, SpPD, KHOM, MHSC, FINASIM dari RS Kanker Dharmais memberikan penjelasan senada. Ia menegaskan, konsumsi micin atau MSG (monosodium glutamate) pada makanan tak terbukti menyebabkan kanker.

Namun memang, masyarakat dianjurkan untuk tidak mengonsumsi MSG dalam jumlah terlalu banyak lantaran bisa menyebabkan masalah pada saraf.

"Seperti halnya garam dan merica, penggunaan micin sebagai penyedap rasa makanan sebenarnya aman, dalam berbagai laporan studi terakhir tidak terbukti sebagai penyebab kanker," jelas dr Ronald.

"Namun, disarankan untuk tetap tidak mengonsumsi micin secara berlebihan karena dapat menimbulkan gangguan saraf seperti sakit kepala, kesemutan, dan jantung berdebar," pungkasnya.



Simak Video "Mengenal Faktor-faktor Penyebab Kanker Payudara"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT