Jumat, 11 Feb 2022 10:00 WIB

WHO: Afrika di Masa Transisi Keluar dari Pandemi COVID-19

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Kasus COVID-19 di Afrika Selatan melonjak usai ditemukannya varian Omicron di negara tersebut. Vaksinasi COVID-19 pun digencarkan guna menanggulangi varian itu. Corona di Afrika. (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Kepala regional Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Afrika dr Matshidiso Moeti mengatakan, saat ini Afrika sedang berada di masa transisi keluar dari fase pandemi COVID-19. Afrika disebut sedang bergerak maju dalam penanganan COVID-19 untuk jangka panjang. Disebutkan Afrika menjadi lebih cermat, cepat, dan lebih baik dalam mengendalikan kasus COVID-19 di wilayahnya.

"Pandemi bergerak ke arah yang berbeda," kata dr Moeti, dikutip dari Al Jazeera, Jumat (11/20/2022).

"Kami berpikir saat ini tengah berjalan maju ke depan, terutama dengan vaksinasi yang diperkirakan meningkat, akan berubah menjadi endemik dan hidup berdampingan dengan virus."

Kunci Afrika Transisi Keluar dari Pandemi COVID-19

dr Moeti mengatakan, 54 negara Afrika saat ini sudah belajar untuk menghadapi gelombang atau varian baru di masa depan dari pengalaman empat gelombang COVID-19 sebelumnya. Hal tersebut menjadi salah satu kunci untuk bergerak ke fase pengendalian COVID-19.

"Ketika kita bergerak ke fase pengendalian COVID-19 atau fase hidup dengan COVID-19, kemampuan negara dalam mengurangi dan mengontrol infeksi menjadi kuncinya," katanya.

Tak hanya itu, kemampuan untuk mencegah, mendiagnosis, dan kemampuan merawat sebuah kasus merupakan upaya yang harus dimiliki guna mencegah infeksi di masa mendatang. Kemudian, tetap melanjutkan pembuatan vaksin COVID-19, obat-obatan terapeutik, dan alat diagnostik juga perlu dipertahankan.



Simak Video "Yang Paling Dikhawatirkan WHO soal Wabah Cacar Monyet"
[Gambas:Video 20detik]
(any/naf)