Jumat, 11 Feb 2022 12:07 WIB

Heboh Bos Warteg Cikarang Pemerkosa ABG, Efek pada Korban Bisa Separah Ini

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Poster Heboh bos warteg perkosa pegawainya sendiri yang masih berusia belia. (Foto: Edi Wahyono)
Jakarta -

Bos warteg di Cikarang, Kabupaten Bekasi, memperkosa pegawainya sendiri yang berusia 17 tahun. Pelaku berinisial EW, bahkan sempat mengancam akan membunuh korban sebelum setelah melakukan pemerkosaan. Dirinya kini resmi ditetapkan menjadi tersangka.

"Setelah selesai melakukan (pemerkosaan), pelaku keluar dari kamar dan mengambil pisau di dapur dan mengancam korban, 'Awas, kalau teriak, saya bunuh'," ujar Kapolsek Cikarang Utara Kompol Mustakim dalam keterangannya, Kamis (10/2/2022).

Lantas, seberapa besar efek yang dirasakan korban pemerkosaan? Dan bagaimana cara membantu pemulihan korban pemerkosaan?

Psikolog klinis Veronica Adesla menjelaskan besar kemungkinan korban pemerkosaan mengalami trauma mendalam. Trauma sendiri dapat berakibat buruk pada kondisi sang korban karena bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.

"Trauma dapat mengganggu korban dalam kehidupan sehari-hari dalam bentuk ingatan-ingatan akan peristiwa traumatik yang tiba-tiba muncul dan membuat ketakutan sehingga tidak dapat fokus untuk mengerjakan sesuatu hal," ungkap Veronica saat dihubungi detikcom, Jumat (11/2/2022).

Tak hanya itu, terdapat efek lain yang kemungkinan dirasakan korban seperti mimpi buruk yang dapat mengganggu kualitas tidur hingga memiliki pandangan negatif terhadap diri sendiri.

Cara Menolong Korban Pemerkosaan

Trauma berkepanjangan sangat mungkin terjadi, tetapi bergantung pada tingkat keparahan kondisi mental korban. Maka dari itu, guna menghindari kondisi yang lebih parah, penanganan psikologis dalam pemulihan kondisi korban harus segera diberikan.

Bagi lingkup orang terdekat seperti keluarga, teman, ataupun tetangga, sangat penting untuk memberikan dukungan rasa aman dan nyaman bagi korban. Kemudian, berusaha menjadi pendengar yang baik ketika korban butuh bercerita. Hal ini juga menjadi upaya membantu korban menjalani pemulihan.

"Dukung untuk melakukan pemeriksaan dan konseling ke psikolog klinis," tambah Veronica.



Simak Video "Indonesia Didominasi Varian Omicron, Termasuk BA.4-BA.5"
[Gambas:Video 20detik]
(any/naf)