ADVERTISEMENT

Kamis, 17 Feb 2022 19:15 WIB

Tembus 5 Juta Kasus COVID-19, BOR RS Nasional 36 Persen

Vidya Pinandhita - detikHealth
Sejumlah pasien menunggu hasil pemeriksaan COVID-19 di IGD RSUD Depok, Jawa Barat, Jumat (4/2/2022). Peningkatan kasus COVID-19 memberikan dampak terhadap jumlah keterisian tempat tidur di rumah sakit (Bed Occupancy Rate) maupun ICU di RSUD Depok yang mencapai lima kali lipat dari bulan lalu sehingga dilakukan penambahan ruangan dan tempat tidur untuk antisipasi lonjakan kasus positif COVID-19. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom. Ilustrasi laporan Kemenkes perihal BOR pasien COVID-19 pada Kamis (17/2/2022). Foto: ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
Jakarta -

Indonesia mencatat 63.956 kasus baru COVID-19, Kamis (17/2/2022), dibarengi 39.072 pasien sembuh dan 206 pasien meninggal dunia. Kini total kasus terkonfirmasi COVID-19 di Indonesia menjadi 5.030.002.

Seiring itu, Kementerian Kesehatan melaporkan keterisian rumah sakit (BOR) hingga pukul 12.00 sebanyak 36 persen, dengan total tempat tidur terpakai sebanyak 33.643 dan tempat tidur tersedia sebanyak 92.690.

Berikut rinciannya:

  • Tempat tidur ICU: terisi 26 persen, terpakai 2.278 dan tersedia 8.627
  • Tempat tidur isolasi: terisi 37 persen, terpakai 31.365 dan tersedia 85.063

Dalam kesempatan sebelumnya, juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi menyebut tingkat perawatan pasien COVID-19 di rumah sakit pada gelombang Omicron kini memang lebih rendah dibanding gelombang Delta tahun lalu.

Akan tetapi, ia tetap menyorot risiko gejala berat dan kematian pada kelompok rentan seperti lansia dan pengidap komorbid.

"Kita tahu walaupun kematian serta perawatan di rumah sakit akibat Omicron jauh lebih rendah dibandingkan pada saat Delta, tetap akan ada kelompok-kelompok yang berisiko terjadi keparahan dan kematian yaitu kelompok lansia, kemudian kelompok komorbid apalagi komorbidnya lebih dari satu dan tidak terkendali dengan baik," ujarnya dalam konferensi pers virtual terkait perkembangan COVID-19 di Indonesia, Rabu (16/2/2022).



Simak Video "Studi AS Ungkap Covid-19 Memperparah Kerusakan Otak Jangka Panjang"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT