ADVERTISEMENT

Selasa, 22 Feb 2022 19:15 WIB

Libur Panjang Akhir Februari, Satgas Wanti-wanti Kasus COVID-19 Masih Tinggi

Firdaus Anwar - detikHealth
Kasus COVID-19 varian Omicron mulai merebak di DKI Jakarta. Salah satu wilayah yang dikategorikan berwarna merah adalah Kalideres, Jakbar. Foto: A.Prasetia/detikcom
Jakarta -

Libur panjang mengisi akhir pekan di penghujung bulan Februari 2022 ini. Satgas COVID-19 mengaku tidak membuat aturan khusus untuk menyikapinya, namun mewanti-wanti warga soal kasus COVID-19 yang masih tinggi.

Juru bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito mengimbau warga cukup patuh dengan penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di daerah masing-masing. Tiap daerah bisa memiliki level PPKM berbeda dengan kebijakan yang sudah disesuaikan.

"Sejauh ini pemerintah masih mengoptimalkan kebijakan PPKM yang ada dan tidak membuat (aturan) khusus menjelang libur yang jatuh tanggal 26, 27, dan 28 Februari 2022," kata Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan kanal Youtube BNPB, Selasa (22/2/2022).

"Meskipun begitu pemerintah mengimbau masyarakat tetap waspada dalam menjalankan aktivitasnnya mengingat kondisi kasus COVID-19 masih cukup tinggi," lanjutnya.

Populasi rentan yang terdiri atas lansia, pemilik penyakit komorbid, dan orang-orang yang belum divaksinasi diimbau menunda terlebih dahulu rencana kegiatan pada periode tersebut.

"Dan untuk masyarakat lainnya, walau bisa beraktivitas lebih leluasa dimohon untuk melaksanak protokol kesehatan ketat demi melindungi diri sendiri dan orang di rumah," pungkas Wiku.



Simak Video "Studi AS Ungkap Covid-19 Memperparah Kerusakan Otak Jangka Panjang"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT