Rabu, 23 Feb 2022 16:00 WIB

Perhatian! Ini Do and Dont's untuk Pasien COVID-19 yang Isoman

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Mengembalikan Indra Penciuman Saat Isolasi Mandiri di Rumah Do and donts saat isolasi mandiri (Foto: iStock)
Jakarta -

Belakangan banyak pasien positif COVID-19 yang dianjurkan untuk melakukan isolasi mandiri baik di rumah ataupun di fasilitas yang telah disediakan pemerintah. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kapasitas rumah sakit, sehingga yang dirawat hanya pasien dengan gejala sedang hingga berat.

Umumnya, isolasi mandiri diberlakukan bagi pasien yang tidak bergejala ataupun bergejala ringan seperti batuk, pilek, ataupun sakit tenggorokkan.

Saat melakukan isolasi mandiri, sebaiknya memperhatikan beberapa hal berikut agar dapat segera dinyatakan negatif COVID-19. Berikut do's dan dont's saat isolasi mandiri dikutip detikcom dari berbagai sumber.

Do's Saat Isolasi Mandiri

1. Selalu Memakai Masker

Prosedur isolasi mandiri pertama yang sangat penting dilakukan pasien positif COVID-19, wajib menggunakan masker. Pasalnya, penggunaan masker berguna untuk melindungi diri atau orang disekitar.

2. Tidak Keluar dari Tempat Isolasi

Kebanyakan orang yang positif COVID-19 dengan gejala ringan, dapat melakukan penyembuhan dengan melakukan isolasi mandiri di rumah atau isolasi terpusat yang telah disediakan pemerintah, tanpa perlu perawatan medis. Saat positif COVID-19, dilarang untuk mengunjung tempat umum seperti mal atau tempat wisata.

Sebisa mungkin tinggal di kamar atau di ruangan tertentu untuk menghindari kontak langsung dengan orang lain.

Lakukan isolasi mandiri selama 10 hari sejak hasil tes swab PCR keluar dan ditambah tiga hari tanpa gejala demam serta gangguan pernapasan.

3. Menjaga Kesehatan Tubuh

Jika dinyatakan positif COVID-19, usahakan untuk tetap berisitirahat dan tetap terhidrasi. Jika mengalami gejala ringan, bisa mengkonsumsi obat yang dijual bebas dan rutin meminum obat-obatan yang telah diresepkan.

Tetapi saat hendak mengkonsumsi obat yang bukan resep awal diberikan dokter untuk pengobatan COVID-19, terlebih dahulu melakukan konsultasi dengan dokter atau pihak pelayanan kesehatan. Dianjurkan untuk menggunakan layanan telemedicine yang telah terintegrasi dengan Kementerian Kesehatan RI.

Jika gejala atau kondisi semakin buruk, wajib untuk menghubungi fasilitas pelayanan kesehatan. Gejala parah bisa seperti sesak napas, demam tinggi, rasa sakit dida, tidak mampu bangun, pucat warna kulit, bibir, atau kuku.

4. Terapkan Pola Hidup Sehat dan Bersih

Prosedur isolasi mandiri di rumah berikutnya, pasien dianjurkan menerapkan pola hidup yang sehat, seperti makan yang bergizi dan penuh serat. Tak lupa untuk berjemur dan lakukan olahraga ringan.

Jangan lupa rutin mencuci tangan dengan sabun dan air, serta terapkan etika saat batuk dan bersin.

5. Bersihkan Benda Sekitar

Selalu bersihkan dan beri disinfeksi permukaan yang sering disentuh seperti telepon atau HP, remote, meja, gagang pintu, perlengkapan mandi, toilet, meja ataupun peralatan lain.

Cara ini berguna untuk membersihkan virus Corona yang menetap atau menempel di suatu barang atau permukaan. Dengan begitu, kita bisa melindungi orang lain dari penyebaran virus ini.

Dont's Saat Isolasi Mandiri

Setelah mengetahui beberapa hal yang perlu dilakukan saat melakukan isolasi mandiri, ada juga hal yang tidak boleh dilakukan pasien guna mempercepat proses pemulah. Berikut beberapa hal yang perlu dihindari pasien COVID-19 saat melakukan isolasi mandiri menurut dr Erlina Burhan, SpP(K), dokter spesialis paru senior dari RS Persahabatan:

  • Merokok
  • Mengkonsumsi alkohol
  • Begadang dan harus menjaga tidur sekitar 7-8 jam per hari
  • Stres

"Untuk yang merokok, jangan merokok, jangan konsumsi alkohol. Dan jangan mentang-mentang isolasi mandiri lalu begadang, nonton Netflix atau yang lain-lain. Jadi, tetap waktu tidur 7-8 jam per hari. Dan jangan juga stres, ya ini saya selalu mengatakan jadikanlah isolasi mandiri ini sebagai 'me time' kita. Jadi, apa-apa yang tidak bisa kita lakukan karena sibuk kerja, nah ini punya waktu 10 hari untuk melakukan membaca, menulis puisi, dan lain-lainnya. Pokoknya lakukan hal-hal yang positif dan produktif," kata dr Erlina.



Simak Video "Hidup dengan Covid-19, Warga Inggris Tak Wajib Isolasi Meski Positif"
[Gambas:Video 20detik]
(any/fds)