Selasa, 08 Mar 2022 14:49 WIB

Waspada, Ciri HIV Mirip dengan Flu Biasa!

Patrick Trusto Jati Wibowo - detikHealth
Laboratory Request, Hiv Test, Hiv Positive Ciri HIV (Foto: iStock)
Jakarta -

Waspadai dan kenali ciri HIV sebelum terlambat. Pasalnya, virus ini sangat berbahaya bagi tubuh manusia, walau memiliki sistem imunitas yang bagus sekalipun. Virus HIV akan membuat sistem kekebalan seseorang tidak bisa melawan penyakit yang menyerang tubuh. Resiko kematian pun tidak jarang terjadi.

Apa Itu HIV/AIDS?

Dikutip dari National Health Security UK (NHS UK), HIV (human immunodeficiency virus) adalah virus yang merusak sel-sel dalam sistem kekebalan dan melemahkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit sehari-hari.

Sedangkan AIDS (acquired immune deficiency syndrome) adalah nama yang digunakan untuk menggambarkan sejumlah infeksi dan penyakit yang berpotensi mengancam jiwa yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh telah rusak parah oleh virus HIV.

Jika AIDS tidak dapat ditularkan dari 1 orang ke orang lain, maka virus HIV bisa.

Saat ini tidak ada obat untuk menyembuhkan HIV, tetapi ada perawatan yang sangat efektif dan memungkinkan kebanyakan orang yang terinfeksi virus tersebut untuk hidup panjang dan sehat.

Dengan diagnosis dini dan pengobatan yang efektif, kondisi seseorang dengan HIV tidak akan mengembangkan penyakit yang berkaitan dengan AIDS dan bisa hidup normal.

Waspada, Ciri HIV Mirip dengan Flu Biasa!

Mayoritas orang yang terinfeksi HIV mengalami penyakit biasa seperti flu yang terjadi 2-6 minggu setelah infeksi. Setelah ini, HIV mungkin tidak menimbulkan gejala apapun selama beberapa tahun. Diperkirakan hingga 80 persen orang yang terinfeksi HIV mengalami penyakit mirip flu.

Ciri HIV yang paling umum adalah:

  • Peningkatan suhu (demam)
  • Sakit tenggorokan
  • Ruam tubuh

Ciri lainnya dapat meliputi:

  • Kelelahan
  • Nyeri sendi
  • Nyeri otot
  • Kelenjar bengkak

Gejala biasanya berlangsung 1-2 minggu, tetapi juga bisa lebih lama. Itu adalah tanda bahwa sistem kekebalan tubuh sedang berjuang melawan virus.

Tetapi memiliki gejala-gejala ini tidak berarti seseorang memiliki virus HIV. Ingat, mereka biasanya disebabkan oleh kondisi selain HIV.

Jika seseorang memiliki beberapa gejala ini dan berisiko terinfeksi HIV dalam beberapa minggu terakhir, maka harus menjalani tes HIV dengan segera.

Setelah gejala awal hilang, HIV mungkin tidak menimbulkan gejala lebih lanjut selama bertahun-tahun.

Selama waktu ini, virus terus aktif dan menyebabkan kerusakan progresif pada sistem kekebalan tubuh.

Proses ini dapat bervariasi dari orang ke orang, tetapi bisa memakan waktu hingga 10 tahun, di mana seseorang akan merasa tampak sehat.

Setelah sistem kekebalan menjadi rusak parah, ciri HIV dapat meliputi:

  • Penurunan berat badan
  • Diare kronis
  • Keringat malam
  • Masalah kulit
  • Infeksi berulang
  • Penyakit serius yang mengancam jiwa

Untuk itu, diagnosis dan pengobatan HIV lebih dini dapat mencegah masalah ini. Kenali ciri HIV sedini mungkin, agar bisa mendapatkan pertolongan dan perawatan dengan segera.



Simak Video "Apa Kaitannya HIV/AIDS dengan Varian Omicron?"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)