Pro-Kontra: Syarat Perjalanan Sudah, Perlukah Masker 'Dilonggarkan' Juga?

ADVERTISEMENT

Pro-Kontra: Syarat Perjalanan Sudah, Perlukah Masker 'Dilonggarkan' Juga?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Rabu, 09 Mar 2022 06:01 WIB
Sinergi TNI Polri terus berupaya melakukan pencegahan COVID-19 dengan membagikan masker, sembako hingga rompi di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Banyak kalangan menilai, dicabutnya syarat tes PCR dan antigen bagi pelaku perjalanan mengisyaratkan titik terang akan segera berakhirnya pandemi COVID-19 untuk beralih ke status endemi. Meski demikian, pemerintah sepertinya tidak buru-buru mencabut aturan wajib masker.

"Kita tidak akan cepat-cepat melakukan pelonggaran protokol kesehatan tanpa menilai situasi ataupun kondisi yang ada," tegas juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi, dalam konferensi pers Selasa (8/3/2022).

Diakui, pemerintah saat ini tengah menyiapkan transisi menuju endemi. Namun menurut dr Nadia, ada sejumlah indikator yang harus dicapai untuk bisa sampai titik tersebut, di antaranya laju penularan di bawah 1 persen dan cakupan vaksinasi minimal 70 persen.

Yang pasti, dr Nadia menyebut ada kemungkinan di bulan Ramadhan tahun ini sudah akan ada berbagai penyesuaian dalam aktivitas beribadah. Misalnya jaga jarak mungkin sudah bisa dikurangi, namun dengan catatan semua jemaah membawa sajadah sendiri.

Sementara itu, juru bicara satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan, istilah endemi merujuk pada kondisi penyakit yang terkendali di suatu wilayah. Di antaranya diindikasikan dengan jumlah kasus dan kematian yang rendah dalam jangka waktu tertentu secara konsisten, dengan luas daerah terdampak yang bervariasi.

"Penetapan status endemi merupakan otoritas badan kesehatan dunia atau WHO karena untuk mengubah pandemi yang berdampak pada banyak negara diperlukan perbaikan kondisi kasus secara global," terangnya.

Status endemi, menurut Prof Wiku dapat dicapai jika semua orang secara kolektif menjalankan pengendalian dengan optimal.

Dengan situasi seperti saat ini, kira-kira perlukah aturan wajib pakai masker mulai dilonggarkan? Tuliskan pendapat di komentar.

Simak Video '3 Aturan di Masa Pandemi yang Mulai Longgar':

[Gambas:Video 20detik]



(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT