ADVERTISEMENT

Kamis, 10 Mar 2022 18:20 WIB

Fakta-fakta Kematian Pasien Penerima Cangkok Jantung Babi Pertama di Dunia

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Orang pertama di dunia yang mendapat cangkok jantung babi, meninggal dunia Pasien penerima cangkok jantung babi pertama meninggal dunia. (Foto: BBC Magazine)
Jakarta -

Seorang pria asal Amerika Serikat (AS) bernama David Bennett meninggal dunia 2 bulan setelah menjalani transplantasi jantung babi pertama di dunia. Ia meninggal dunia di usia 57 tahun pada Rabu (8/3/2022).

Sebelumnya, Bennett pertama kali masuk ke rumah sakit pada Oktober 2021. Ia ditempatkan pada mesin bypass jantung-paru yang membantunya agar bisa bertahan hidup.

Namun, Bennett dianggap tidak memenuhi syarat untuk menjalani transplantasi jantung konvensional. Hal itu yang membuatnya menerima transplantasi jantung babi yang telah dimodifikasi secara genetik ini menjadi pilihan terakhirnya.

"Sebelum menyetujui untuk menerima transplantasi, David Bennett sepenuhnya diberitahu tentang risiko prosedur dan bahwa prosedur itu eksperimental dengan risiko dan manfaat yang tidak diketahui," kata RS setempat.

Perkembangan Kondisi Bennett Pasca Operasi

Menurut dokter yang memimpin operasi di rumah sakit Baltimore, Dr Bartley Griffith, kondisi Bennett terus membaik sejak tiga hari pasca operasi transplantasi jantung. Operasi itu berlangsung selama delapan jam pada Jumat (7/1/2022).

"Ini berhasil, dan terlihat normal. Kami senang, tapi kami tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Ini belum pernah dilakukan sebelumnya," kata dr Griffith dikutip dari The Straits Times, Selasa (11/1/2022).

Kondisi Bennett Sebelum Meninggal

Namun, kondisi Bennett mulai memburuk beberapa hari terakhir. Selama hampir sepekan ia menerima perawatan paliatif, artinya dirinya dipastikan tidak akan pulih.

"Kami sangat terpukul atas kehilangan Tuan Bennett. Dia terbukti menjadi pasien pemberani dan mulia yang berjuang sampai akhir," kata Dr Griffith yang dikutip dari Al Jazeera, Kamis (10/3/2022).

Awalnya, kondisi Bennett terpantau baik dan tidak menunjukkan penolakan selama beberapa minggu. Ia bisa beraktivitas seperti biasa, menghabiskan waktu bersama keluarga, dan terus melakukan terapi fisik.

Namun, kondisi kesehatan Bennett terus menurun drastis.

Apa penyebab kematian dari Bennett? Simak di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT