Kamis, 10 Mar 2022 22:25 WIB

Awas! Kenali Gejala Kolesterol Tinggi, Bisa Jadi Penyakit Serius

Patrick Trusto Jati Wibowo - detikHealth
Lowering Cholersterol Gejala kolesterol tinggi (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Awas, gejala kolesterol tinggi bisa penyebab penyakit serius. Kolesterol merupakan zat lilin seperti lemak yang diproduksi hati. Ini penting untuk pembentukan membran sel, vitamin D, dan hormon tertentu. Kolesterol tidak larut dalam air, sehingga tidak dapat 'berjalan' dengan sendirinya.

Partikel yang dikenal sebagai lipoprotein membantu mengangkut kolesterol melalui aliran darah. Ada dua bentuk utama lipoprotein.

Low-density lipoproteins (LDL), juga dikenal sebagai "kolesterol jahat," dapat menumpuk di arteri dan menyebabkan masalah kesehatan yang serius, seperti serangan jantung atau stroke.

High-density lipoproteins (HDL), kadang-kadang disebut "kolesterol baik," membantu mengembalikan kolesterol LDL ke hati untuk dieliminasi.

Makan terlalu banyak makanan yang mengandung lemak dalam jumlah tinggi meningkatkan kadar kolesterol LDL dalam darah. Kondisi ini dikenal sebagai kolesterol tinggi yang juga disebut sebagai hiperkolesterolemia atau hiperlipidemia.

Jika kadar kolesterol LDL terlalu tinggi, atau kadar kolesterol HDL terlalu rendah, timbunan lemak akan menumpuk di pembuluh darah. Endapan ini akan mempersulit darah yang cukup untuk mengalir melalui arter. Ini bisa menyebabkan masalah di seluruh organ tubuh, terutama di jantung dan otak, dan bisa berakibat fatal, sehingga penting untuk mengenal gejala kolesterol tinggi.

Apa Saja Gejala Kolesterol Tinggi?

Dikutip dari Healthline, kolesterol tinggi biasanya tidak menimbulkan gejala apapun. Dalam kebanyakan kasus, kolesterol tinggi bisa menyebabkan kondisi yang terjadi mendadak. Misalnya, serangan jantung atau stroke dapat terjadi akibat kerusakan yang disebabkan oleh kolesterol tinggi.

Kondisi ini biasanya tidak terjadi sampai kolesterol tinggi mengarah pada pembentukan plak di arteri. Plak dapat mempersempit arteri sehingga lebih sedikit darah yang dapat melewatinya. Pembentukan plak mengubah susunan lapisan arteri. Kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi serius.

Tes darah adalah satu-satunya cara untuk mengetahui gejala kolesterol tinggi. Ini berarti jika seseorang memiliki kadar kolesterol darah total di atas 240 miligram per desiliter (mg/dL). Mintalah dokter untuk memberikan tes kolesterol setelah menginjak berusia 20 tahun. Kemudian periksa kembali kolesterol setiap 4 hingga 6 tahun sekali.

Dokter mungkin juga menyarankan agar memeriksakan kolesterol lebih sering jika memiliki riwayat keluarga dengan kolesterol tinggi. Jika memiliki kondisi seperti tekanan darah tinggi atau kelebihan berat badan juga perlu memeriksakan diri untuk mengetahui gejala kolesterol tinggi.



Simak Video "Cara Mengetahui Status Gizi, Kamu Termasuk Normal atau Obesitas?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)