ADVERTISEMENT

Jumat, 11 Mar 2022 06:00 WIB

Dokter Ungkap Kondisi Pasien Cangkok Jantung Babi Sebelum Meninggal

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Ilustrasi Babi Cangkok jantung babi pertama di dunia (Foto: Getty Images/iStockphoto)
Jakarta -

Penerima cangkok jantung babi pertama di dunia akhirnya meninggal 2 bulan setelah menjalani operasi bersejarah tersebut. Dokter menyebut kondisinya memburuk beberapa hari sebelum akhirnya tutup usia.

David Bennett (57) menerima transplantasi jantung babi pada 7 Januari 2022. Babi yang jantungnya ditransplantasikan sudah mengalami modifikasi genetik untuk mencegah risiko penolakan, yang menjadi tantangan utama dalam cangkok organ.

Bennett pertama kali datang ke University of Maryland Medical Center (UMMC) Oktober 2021 dengan masalah jantung tahap akhir. Ia ditempatkan di alat bypas jantung-paru.

Cangkok babi menjadi pilihan terakhir untuk memperpanjang nyawanya. Risiko penolakan oleh tubuh, meski menggunakan jantung dari babi yang dimodifikasi secara khusus, diambilnya.

Selepas operasi, Bennet sempat menghabiskan waktu bersama keluarga dan nonton Super Bowl. Namun demikian, kondisinya memburuk beberapa hari terakhir.

Dokter tidak menyebut dengan pasti apa penyebab kematian Bennet. Namun disebutkan, ia sempat mengalami infeksi dan kegagalan fungsi organ sebelum dinyatakan meninggal.

Bagaimanapun, keberhasilan cangkok jantung babi tersebut dinilai bersejarah dan membuka harapan baru untuk mengatasi kelangkaan donor organ.

"Terbukti dia adalah pasien yang pemberani dan mulia yang berjuang sampai akhir," kata David Jr, anak laki-laki Bennett, dikutip dari BBC.



Simak Video "Pasien Pertama Penerima Cangkok Jantung Babi Meninggal, Ini Kata Ahli"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT