Minggu, 13 Mar 2022 16:53 WIB

Picu Kematian Suami Baby Margaretha, Ini Kaitan Kolesterol dan Jantung

Patrick - detikHealth
Jakarta -

Kabar duka datang dari industri hiburan. Pasalnya, suami Baby Margaretha, Christian Bradach, meninggal dunia, Minggu (13/3/2022). Hal ini diungkapkan langsung oleh Baby Margaretha melalui akun Instagramnya.

Baby Margaretha mengungkapkan bahwa sang suami ternyata mengidap kolesterol tinggi. Sakit kolesterol yang diidapnya menyebabkan penyakit serangan jantung.

Kolesterol sering menjadi berita buruk, tetapi kenyataannya, kita tetap membutuhkannya agar tubuh dapat bekerja dengan baik. Dikutip dari Everyday Health, kolesterol adalah blok bangunan penting untuk menjaga sel-sel tubuh kita. Jadi, apa itu kolesterol? Bagaimana kolesterol berpengaruh dalam kesehatan jantung?

Apa Itu Kolesterol?

Kolesterol adalah zat yang dibutuhkan tubuh untuk membuat membran sel dan hormon. Hati bekerja untuk membuat semua kolesterol yang dibutuhkan tubuh agar dapat berfungsi. Kolesterol bisa didapat dari beberapa makanan yang dikonsumsi, termasuk produk hewani seperti daging dan susu.

Bagaimana Kolesterol Mempengaruhi Kesehatan Jantung?
Ketika memiliki terlalu banyak kolesterol "jahat" di dalam tubuh Anda, maka itu bisa mulai menimbulkan masalah. Kolesterol berkontribusi pada penimbunan lemak di arteri yang disebut plak, dan ini dapat menyebabkan penyakit jantung.

Ketika plak itu menumpuk, maka akan membuat darah lebih sulit mengalir, dan endapan ini akhirnya bisa pecah dan membentuk gumpalan yang mengarah ke serangan jantung.

Berapa Kadar Kolesterol yang Sehat?

Kolesterol dibagi menjadi dua jenis:

  1. Kolesterol low-density lipoprotein (LDL), atau kolesterol "jahat", yang dapat menumpuk dan menyumbat arteri.
  2. Kolesterol high-density lipoprotein (HDL), atau kolesterol "baik", yang membantu menghilangkan bentuk kolesterol jahat dari aliran darah.

Jumlah total kolesterol dapat diketahui dengan menambahkan angka HDL dan LDL secara bersamaan dan terbagi dalam tiga kategori:

  • Sehat: Kurang dari 200 miligram/desiliter (mg/dL)
  • Batas tinggi: 200-239 mg/dL
  • Kolesterol tinggi: 240 mg/dL dan lebih tinggi

NEXT: Cara Menurunkan Risiko Serangan Jantung

Selanjutnya
Halaman
1 2