Senin, 14 Mar 2022 14:45 WIB

4 Kebiasaan Ini Bantu Atasi Gejala Kolesterol Tinggi

Patrick Trusto Jati Wibowo - detikHealth
5 Cara Menurunkan Kolesterol Melalui Pola Makan Gejala kolesterol tinggi (Foto: iStock)
Jakarta -

Perubahan gaya hidup seseorang dapat bantu atasi gejala kolesterol tinggi. Kolesterol sebenarnya punya manfaat bagi tubuh, asal dalam jumlah yang tepat. Kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan dapat mengganggu fungsi organ tubuh lainnya.

Obat-obatan medis sebenarnya dapat membantu seseorang untuk mengurangi gejala kolesterol tinggi. Tetapi hal itu tidak akan manjur jika tidak dibarengi dengan kebiasaan yang sehat. Untuk mengurangi gejala kolesterol tinggi, cobalah lima kebiasaan sehat ini.

Apa Saja Gejala Kolesterol Tinggi?

Tes darah adalah satu-satunya cara terbaik untuk mendeteksi jika mengidap gejala kolesterol tinggi. Namun, jika merasakan gejala di bawah ini, maka segera periksakan diri ke dokter, bisa jadi itu merupakan gejala kolesterol tinggi.

1. Sakit kepala

Salah satu gejala kolesterol tinggi adalah sakit kepala. Sakit kepala di bagian belakang dapat sangat mengganggu dan terasa berat. Sakit kepala akan membaik seiring dengan menurunnya kadar kolesterol dalam darah.

2. Mudah lelah atau mengantuk

Karena adanya plak yang menumpuk pada pembuluh darah, seseorang akan lebih cepat lelah atau mengantuk. Plak tersebut menyebabkan terhambatnya aliran darah, sehingga asupan darah ke tubuh menjadi berkurang.

3. Sesak napas atau nyeri dada

Sesak napas atau nyeri di bagian dada bisa jadi gejala kolesterol tinggi, apalagi jika memiliki riwayat penyakit jantung.

4. Nyeri di bagian tengkuk

Kolesterol juga menyebabkan nyeri di bagian otot atau syaraf. Gejala ini sering dikeluhkan oleh orang yang mengalami kolesterol tinggi. Kondisi ini bisa terjadi lantaran plak yang menumpuk, sehingga menghalangi aliran darah menuju ke otak.

Ada beberapa faktor yang memengaruhi gejala kolesterol tinggi, seperti tidak aktif menggerakkan anggota tubuh, obesitas, dan pola makan yang tidak sehat. Ini semua berkontribusi pada kadar kolesterol dan trigliserida yang berbahaya. Selain itu, faktor-faktor di luar kendali seseorang juga berperan. Misalnya, susunan genetik seseorang mungkin membuat tubuh menjadi lebih sulit untuk menghilangkan kolesterol LDL dari darah atau memecahnya di hati.

Empat Kebiasaan yang Mampu Atasi Gejala Kolesterol Tinggi

Minum obat pengontrol kolesterol saja tidak akan cukup tanpa dibarengi kebiasaan yang sehat. Dikutip dari Mayo Clinic, empat kebiasaan ini dapat mengatasi gejala kolesterol tinggi.

1. Berolahraga lima kali dalam seminggu dan tingkatkan aktivitas fisik

Olahraga jadi senjata ampuh atasi gejala kolesterol tinggi. Aktivitas fisik dapat membantu meningkatkan kolesterol high-density lipoprotein (HDL), atau kolesterol "baik". Lakukan olahraga setidaknya 30 menit sebanyak lima kali dalam seminggu atau aktivitas aerobik selama 20 menit sebanyak tiga kali dalam seminggu.

Dengan meningkatkan aktivitas fisik, bahkan dalam interval pendek selama beberapa kali dalam sehari, juga dapat menurunkan berat badan.

2. Makan makanan yang menyehatkan jantung

Perubahan dalam pola makan dapat mengurangi gejala kolesterol tinggi dan meningkatkan kesehatan jantung. Untuk itu, ikuti pola makan seperti berikut ini:

  • Mengurangi lemak jenuh. Lemak jenuh dapat ditemukan di dalam daging merah, sehingga dapat meningkatkan gejala kolesterol tinggi. Dengan mengurangi konsumsi lemak jenuh dapat mengurangi kolesterol low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol "jahat".
  • Menghilangkan lemak trans. Lemak trans sering digunakan dalam margarin, kue, dan biskuit. Lemak trans dapat meningkatkan kadar kolesterol secara keseluruhan.
  • Makanlah makanan yang kaya akan asam lemak omega-3. Asam lemak omega-3 tidak mempengaruhi keberadaan kolesterol LDL. Tetapi asam lemak omega-3 memiliki manfaat kesehatan bagi jantung, seperti mengurangi tekanan darah. Makanan yang mengandung asam lemak omega-3 meliputi salmon, mackerel, dan biji rami.
  • Meningkatkan serat larut. Serat larut dapat mengurangi penyerapan kolesterol ke dalam aliran darah. Serat larut ditemukan dalam makanan seperti oatmeal, kacang merah, apel, dan pir.
  • Konsumsi protein whey. Protein whey yang ditemukan dalam susu ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.. Penelitian telah menunjukkan bahwa protein whey hadir sebagai suplemen untuk menurunkan kolesterol LDL serta tekanan darah.

3. Menurunkan berat badan

Kurangi minum minuman yang manis. Jika menginginkan sesuatu yang manis, cobalah makan makanan yang mengandung sedikit atau tanpa lemak, seperti kacang jeli.

Cari cara untuk melakukan lebih banyak aktivitas ke dalam rutinitas harian, seperti mulai menggunakan tangga ketimbang menggunakan lift. Cobalah untuk meningkatkan aktivitas setiap harinya, seperti memasak atau melakukan pekerjaan rumah lainnya seperti menyapu atau mengepel lantai. Melakukan banyak aktivitas mampu menurunkan berat badan, yang pada akhirnya dapat atasi gejala kolesterol tinggi.

4. Berhenti merokok

Berhenti merokok ternyata dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL di dalam tubuh. Kondisi ini dapat terjadi dengan waktu yang cepat:

  • Dalam 20 menit setelah berhenti, tekanan darah dan detak jantung akan pulih.
  • Dalam tiga bulan setelah berhenti, sirkulasi darah dan fungsi paru-paru mulai membaik.
  • Dalam waktu satu tahun setelah berhenti, risiko terkena penyakit jantung mulai berkurang.

Dengan berhenti merokok, kita dapat mengurangi resiko akibat gejala kolesterol tinggi. Itu semua bisa diperoleh hanya dengan merubah gaya hidup dan pola makan sehari-hari.



Simak Video "Cara Mengetahui Status Gizi, Kamu Termasuk Normal atau Obesitas?"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)